Negara yang Pernah Kena 'Tsunami' COVID-19 dan Sukses Bangkit Lagi

Negara yang Pernah Kena 'Tsunami' COVID-19 dan Sukses Bangkit Lagi

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 27 Jul 2021 18:47 WIB
bendera India
Negara yang dinilai berhasil menurunkan angka kasus COVID-19. Foto: Internet
Jakarta -

Italia, India, dan China bisa dibilang berhasil mengatasi 'tsunami' COVID-19 di negara mereka dan menekan angka kasus. Bagaimana caranya?

Indonesia dan negara lain di dunia tengah berjuang melawan pandemi COVID-19. Setiap negara punya cara dan kebijakan tersendiri untuk menurunkan angka kasus, termasuk Indonesia yang memutuskan memakai peraturan PPKM Level 1-4.

Belajar dari India, Italia dan China, ini dia langkah yang mereka lakukan untuk menekan angka kasus COVID-19 di negara mereka yang sempat tak terkendali, seperti dihimpun detikINET dari berbagai sumber, Selasa (27/7/2021).

1. Italia

Di Eropa, tadinya Italia disebut sebagai negara dengan penanganan COVID-19 terburuk dengan angka kasus yang tinggi. Akhirnya, Italia mengambil langkah tegas.

Mereka melakukan lockdown ketat yang lama, dan tingkat pengujian mereka tidak terlalu tinggi. Namun kini swab tersedia di banyak tempat, bandara, stasiun kereta api sampai ke sekolah.

Pada Senin, 28 Juni 2021, Italia dinyatakan bebas masker dan mengklasifikasikan semua wilayah sebagai zona putih (rendah risiko). Meski angka kasus naik lagi beberapa hari terakhir, ini masih jauh lebih bisa dikendalikan dibanding sebelumnya.

2. India

'Tsunami' COVID-19 di India juga menjadi perhatian ketika mencapai angka tinggi. Langkah yang diambil, India memberlakukan lockdown dengan ketat. Tingkat pengujian juga naik. Pemakaian masker diwajibkan, jika tidak maka akan dikenakan denda.

Tapi melansir NPR, survei pada Juli 2020 oleh The National Council of Applied Economic Research (NCAER) memang terlihat denda bisa memberikan tekanan pada masyarakat untuk patuh pakai masker di ruang publik. Hasilnya, 95% responden mengaku memakai masker terakhir kali mereka keluar rumah.

Pemerintah India juga mencoba membangun awareness agar tersebar luas. Setiap kali warga melakukan panggilan telepon di India - di telepon rumah dan ponsel - alih-alih nada dering, penelepon akan mendengar pesan yang disponsori pemerintah yang mengingatkan untuk mencuci tangan dan memakai masker. Satu pesan direkam oleh legenda Bollywood Amitabh Bachchan, yang kini 78 tahun dan pulih dari COVID-19 musim panas lalu.

3. China

Tentu saja tidak bisa melepas China dari negara yang berhasil mengatasi serangan virus Sars-CoV-2 ini. Menjadi tempat pertama kalinya terdeteksi virus ini, China sangat kewalahan.

Namun mereka bergegas melakukan pembenahan. China mewajibkan masker, menjaga jarak, dan lockdown. Sempat ada transmisi lokal yang melonjak di Mei 2021, China langsung menerapkan lockdown lagi. Perbatasan China dan Myanmar juga dilakukan penguncian perbatasan.



Simak Video "Kasus Corona Meledak, Apa Beda Lockdown, PSBB dan PPKM Mikro?"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)