Blak-blakan Ilmuwan yang Pernah Bekerja di Lab Wuhan

Blak-blakan Ilmuwan yang Pernah Bekerja di Lab Wuhan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 01 Jul 2021 10:52 WIB
Wuhan Instititure of Virology
Foto: Wuhan Instititute of Virology
Jakarta -

Laboratorium Wuhan Institute of Virology (WIV) disebut beberapa pihak menjadi asal virus Corona walau belum ada buktinya. Apa kata ilmuwan asing yang pernah bekerja di sana?

Danielle Anderson yang berasal dari Australia, adalah pakar virus yang pernah bekerja di WIV. Pada intinya, dia sangsi virus Corona bocor dari lab tersebut dan kemungkinan penyakit ini berasal dari alam. Namun demikian, ia mengaku tak bisa sepenuhnya menyangkal adanya potensi kebocoran.

Anderson yang meneliti virus kelelawar berada di lab Wuhan pada November 2019 sebagai satu-satunya peneliti asing, pada saat virus Corona menjelang menjadi wabah. Belum lama ini, Wall Street Journal menulis laporan bahwa beberapa periset di WIV sakit serius pada akhir 2019, menimbulkan kecurigaan bahwa mereka terpapar Corona paling awal.

Namun Anderson punya pendapat sendiri. "Jika ada periset sakit, saya berasumsi akan sakit juga tapi saya tidak sakit. Saya dites Corona di Singapura sebelum divaksin dan tidak pernah menderita penyakit itu," cetusnya dalam wawancara dengan Bloomberg.

Anderson tentu berhubungan dengan beberapa pegawai lab Wuhan dan tidak ada di antara mereka yang menderita sakit karena virus Corona. Para ilmuwan virus juga kadang bergosip jika mencurigai sesuatu, namun pada saat itu, tidak ada pembicaraan mengenai kebocoran virus Corona.

"Tidak ada yang aneh dari sudut pandang saya terjadi pada saat itu yang akan membuat Anda berpikir ada sesuatu yang sedang terjadi," lanjut dia.

Ia menambahkan lab Wuhan beroperasi sebagaimana lab sejenisnya. "Bukan berarti membosankan, akan tetapi itu adalah lab biasa yang bekerja dengan cara yang sama seperti lab keamanan tinggi lainnya," paparnya.

Ia juga mengklaim keamanan di lab Wuhan sangat ketat untuk menjaga agar virus tidak bocor. Air, udara dan sampah wajib steril dan disaring sebelum keluar dari tempat itu. Dengan kata lain, kemungkinan kecil ada kebocoran virus.

"Saya memang tidak cukup naif untuk benar-benar membantah teori kebocoran dari lab. Pandemi ini adalah sesuatu yang tidak pernah dibayangkan siapa pun menjadi sebesar ini. Virus Corona itu berada di tempat dan waktu yang tepat untuk menyebabkan bencana ini," cetusnya.



Simak Video "Masih Soal Spekulasi Munculnya Virus Covid-19 dari Lab di Wuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)