Ini Manusia Pertama di Dunia yang Meninggal Karena Wabah

Ini Manusia Pertama di Dunia yang Meninggal Karena Wabah

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 01 Jul 2021 09:37 WIB
Tengkorak patient zero wabah
Tengkorak korban pertama wabah. Foto: BBC
Berlin -

Para ilmuwan telah mengidentifikasi manusia yang kemungkinan adalah orang pertama atau patient zero yang meninggal dunia akibat terserang wabah penyakit. Ia teridentifikasi meninggal pada sekitar 5.000 tahun silam di Latvia.

Dari hasil penelitian, ia terinfeksi oleh strain pertama wabah Black Death atau kematian hitam. Wabah Black Death ini di kemudian hari, pada tahun 1300-an, menyapu Eropa. Angka kematiannya begitu tinggi, bahkan separuh populasi tewas karena terinfeksi.

"Sampai saat ini, inilah korban wabah tertua teridentifikasi yang kami punya," ucap Dr Ben Krause-Kyora, periset dari University of Kiel, Jerman. Jasad pria itu terkubur dengan tiga orang lainnya di dekat sungai Salac di Latvia.

Mereka kemudian memeriksa DNA keempat individu dari tulang dan gigi, kemudian mengujinya untuk menemukan apakah ada jejak bakteri dan virus. Mereka kaget karena salah satunya, yang berusia sekitar 20 tahun, terinfeksi oleh strain Black Death, disebabkan oleh bakteri bernama Yersinia pestis.

"Kemungkinan besar dia tergigit oleh tikus, terinfeksi oleh Yersinia pestis dan meninggal dunia beberapa hari atau seminggu kemudian karenanya," tambah dia.

Periset menyebutkan strain kuno dari Black Death sudah mulai muncul sekitar 7.000 tahun yang lalu, ketika aktivitas pertanian mulai marak di area Eropa tengah. Pada saat itu, bakterinya melompat secara sporadis dari hewan ke manusia tanpa menimbulkan wabah dalam skala besar.

Seiring waktu berlalu, bakteri itu makin kuat dalam menginfeksi manusia dan kemudian terjadilah wabah Black Death. Jutaan orang meninggal dunia. Wabah itu kemudian mulai berkurang. Pada saat ini, sebenarnya masih ada penyakit Black Death namun bisa diobati dengan antibiotik.



Simak Video "Selain Gelombang Pandemi Ketiga, Nigeria Juga Diserang Wabah Kolera"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)