Apa Itu Sinkhole yang Ganggu Internet Indonesia

Apa Itu Sinkhole yang Ganggu Internet Indonesia

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 06 Apr 2021 16:42 WIB
Sinkhole di Kroasia
Ilustrasi sinkhole. Foto: AP/Darko Bandic
Jakarta -

Layanan internet sejumlah provider di Indonesia mengalami gangguan karena terputusnya kabel optik pada Senin (5/4) akibat sinkhole di area daratan Changi, Singapura. Apa itu sinkhole?

Dirangkum detikINET dari berbagai sumber, sinkhole awalnya didefinisikan sebagai kejadian depresi atau turunnya permukaan tanah secara alami dan berbentuk bulatan pada daerah karst atau berkapur.


Dalam perkembangannya, definisi sinkhole kemudian menjadi lebih luas. Setiap kejadian runtuhnya permukaan tanah bukan hanya di daerah karst dan kejadian alami, tapi juga akibat ulah manusia dengan beragam bentuk, dipahami sebagai sinkhole.

Fenomena tanah ambles ini kerap terjadi di daerah karst atau bukit berkapur akibat adanya pelarutan dari kapur secara alami atau akibat hujan asam. Laju pelarutan ini sangat lambat (beberapa milimeter selama ribuan tahun).

Sejumlah pakar mengatakan, sinkhole akan terbentuk secara natural seiring waktu, namun peristiwa seperti gempa Bumi dapat mempersingkat waktunya.

Selain kerap terjadi di daerah karst, sinkhole juga bisa terjadi karena turunnya tanah secara perlahan akibat kehilangan lapisan bawah-permukaan oleh gravitasi. Erosi lapisan sedimen atau perubahan struktur tanah juga bisa menyebabkan tanah ambles. Tipe sinkhole yang terakhir sangat berbahaya sebab kejadiannya bisa cepat dan tak terduga.

Selain itu, yang membahayakan adalah, terkadang sinkhole muncul di bawah atau dekat dengan rumah penduduk sehingga penghuninya harus segera dievakuasi.

Sebelumnya diberitakan, sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang menghubungkan Jawa-Kalimantan-Batam-Singapura (Jakabare) terputus sejak Senin (5/4) pukul 9.34 pagi. Kabel ini digunakan LinkNet (First Media), Indosat Ooredoo dan sejumlah provider internet lainnya.

Sekjen Asosiasi Sistem Komunikasi Kabel Laut Seluruh Indonesia Resi Y Bramani mengungkapkan, berdasarkan informasi yang mereka terima, kabel fiber optik yang terputus itu berada di darat, di Tanah Merah, Changi, Singapura, bukan di laut.

"Infonya putusnya di inland di Tanah Merah, Singapura bukan di laut, jadi harusnya proses perbaikannya cepat dan tidak serumit apabila di laut," kata Resi.

Saat ini perbaikan SKKL masih berlangsung dan memasuki tahap pemulihan. Indosat Ooredoo menjanjikan proses perbaikan hingga pemulihan akan selesai dalam waktu 2 x 24 jam.



Simak Video " Kata Geolog Soal Lubang Raksasa di Maros"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)