4 Vaksin Corona Sedang Diuji untuk Anak-anak dan Bayi

4 Vaksin Corona Sedang Diuji untuk Anak-anak dan Bayi

Rachmatunnisa - detikInet
Sabtu, 03 Apr 2021 05:46 WIB
Female doctor in full protective workwear cleaning girls arm before injecting COVID-19 vaccine, girl wearing protective face mask
Foto: Getty Images/zoranm
Jakarta -

Jelang tahun ajaran baru di masa pandemi, pemerintah mengumumkan rencana sekolah tatap muka secara terbatas pada Juli 2021. Berbarengan dengan itu, sejumlah vaksin Corona sedang diuji untuk anak-anak dan bayi.

Vaksin Corona memang diprediksi belum akan siap untuk digunakan secara luas bagi anak-anak setidaknya sampai tahun ajaran 2022-2023. Namun sudah ada beberapa negara yang memberi izin darurat penggunaan vaksin untuk kelompok usia remaja ke atas.

Di Indonesia sendiri, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, hingga saat ini, belum ada uji klinis yang dilakukan seluruh produsen vaksin COVID-19 terkait dengan anak-anak.

"Soal vaksinasi anak, sampai sekarang belum ada uji klinis yang dilakukan oleh seluruh vaksin yang ada terkait dengan anak. Baru diawali saja kajiannya," kata Budi dalam konferensi pers secara virtual yang digelar Kemendikbud, Selasa (30/3).

Namun setidaknya, saat ini ada tiga vaksin Corona yang menjanjikan bisa segera diberikan pada anak-anak. Berikut ini perkembangan dari ketiga vaksin tersebut, dikutip detikINET dari berbagai sumber, Sabtu (3/4/2021):

Pfizer - BioNTech

Pfizer dan BioNTech yang telah mendapatkan izin edar darurat atas vaksinnya pada Desember lalu, menyertakan remaja berusia 12 tahun hingga 15 tahun dalam uji klinisnya.

Sebanyak 2.259 relawan remaja sudah direkrut Pfizer untuk uji klinis vaksin tersebut dan diperkirakan hasil uji klinis baru tersedia di bulan Juni.

"Berpindah fokus pada orang-orang di bawah usia 12 tahun akan membutuhkan studi baru dan kemungkinan formulasi atau jadwal dosis yang dimodifikasi," kata juru bicara Pfizer Keanna Ghazvini.

Moderna

Moderna, yang mendapatkan lisensi di bulan Desember juga menempuh jalur yang sama dengan Pfizer. Pada bulan Desember, Moderna mulai menguji vaksin itu ke remaja yang berusia di antara 12 hingga 17 tahun.

"Dengan merekrut 3.000 orang sukarelawan, Moderna berharap hasil pengujian akan diperoleh sekitar pertengahan tahun 2021," tutur Colleen Hussey, juru bicara Moderna.

Hasil penelitian tersebut akan menjadi pertimbangan Moderna untuk menilai kelayakan pemberian vaksin pada anak usia 6 bulan hingga 11 tahun, di akhir tahun ini.

Selanjutnya: AstraZeneca dan Biotec