Eropa Rekrut Astronaut Wanita dan Disabilitas untuk Misi ke Mars

Eropa Rekrut Astronaut Wanita dan Disabilitas untuk Misi ke Mars

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 18 Feb 2021 05:45 WIB
astronot
Eropa Rekrut Astronaut Wanita dan Disabilitas untuk Misi ke Mars. Foto: TIME
Jakarta -

Badan antariksa Eropa membuka rekrutmen astronaut baru pertamanya dalam 11 tahun. Rekrutmen kali ini menekankan untuk mendorong kaum perempuan dan disabilitas bergabung dalam misi ke Bulan hingga Mars.

European Space Agency (ESA) menyebutkan, lembaganya mengedepankan keberagaman dalam merekrut 26 astronaut permanen dan cadangan yang akan menjadi krunya.

Respons terhadap pembukaan lowongan ini diklaim ESA luar biasa. Meski tidak menyebutkan angkanya, ESA mengatakan jumlah aplikasi yang masuk untuk melamar posisi sebagai astronaut ESA sangat tinggi. ESA mengingatkan para kandidat nantinya harus menjalani proses seleksi yang ketat dan sulit yang berlangsung hingga Oktober 2022.

"Kandidat harus siap secara mental untuk proses ini," kata Lucy van der Tas selaku Head of Talent Acquisition di ESA, seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (18/2/2021).

Sementara itu, astronaut wanita asal Italia Samantha Cristoforetti menyebutkan, mengadaptasi teknologi yang memungkinkan manusia berada di luar angkasa bisa membuka kesempatan bagi para penyandang disabilitas. "Saat melakukan perjalanan luar angkasa, kita semua adalah disabilitas," ujarnya.

Adapun persyaratan untuk melamar menjadi astronaut ESA antara lain memiliki gelar master dalam ilmu sains, teknik, matematika atau ilmu komputer dan tiga tahun pengalaman pascasarjana.

"Saya rasa ini adalah kesempatan yang hebat. Ini akan menjadi kesempatan untuk mempelajari lebih banyak tentang diri kalian sendiri," kata Cristoforetti lagi.

Penerbangan manusia ke luar angkasa akan semakin sering dilakukan di masa depan. Kecanggihan teknologi dan kerja sama dengan perusahaan swasta seperti SpaceX telah meningkatkan prospek untuk lebih banyak misi manusia ke luar angkasa.



Simak Video "Detik-detik Batu dari Bulan yang Dibawa China Tiba di Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)