Gorila Tua Kena COVID-19, Akhirnya Disuntik Vaksin

Gorila Tua Kena COVID-19, Akhirnya Disuntik Vaksin

Aisyah Kamaliah - detikInet
Rabu, 27 Jan 2021 09:31 WIB
Gorilla COVID-19
Gorilla Winston yang terkena COVID-19. Foto: San Diego Zoo Safari Park
Jakarta -

Seekor gorilla tua sedang dalam pemulihan dari kasus serius COVID-19 setelah ia dirawat dengan antibodi sintetis mutakhir, kata kebun binatang San Diego. Para dokter hewan kini tengah mengidentifikasi hewan mana yang akan disuntik dengan persediaan vaksin yang terbatas di kebun binatang.

Winston, 48, adalah satu dari beberapa gorila di antara pasukan Taman Safari Kebun Binatang San Diego yang dipastikan positif terkena virus pada 11 Januari, berdasarkan sampel tinja.

Itu adalah kasus penularan alami pertama virus ke gorilla, dan diduga terjadi karena kontak dengan anggota staf tanpa gejala -- meskipun staff telah menggunakan alat pelindung diri.

"Kawanan itu terinfeksi virus baru yang sangat menular dari virus corona, yang baru-baru ini diidentifikasi di California," kata San Diego Zoo Global, organisasi nirlaba yang mengoperasikan kebun binatang dan taman safari dalam sebuah pernyataan.

Mengutip Yahoo! News, kawanan tersebut tetap di bawah pengawasan ketat setelah diagnosis. Diketahui beberapa gorila menunjukkan gejala termasuk batuk ringan, hidung tersumbat, pilek, dan tampak lesu. Sementara karena usianya yang lanjut, gejala dan kekhawatirannya tentang kondisi yang mendasarinya, Winston diperiksa dengan anestesi.

Dokter hewan memastikan bahwa gorilla silverback itu menderita pneumonia dan penyakit jantung, dan memulai pengobatan yang mencakup pengobatan jantung, antibiotik, dan terapi antibodi monoklonal. Antibodi monoklonal adalah versi protein alami tubuh untuk melawan infeksi yang dibuat di laboratorium dan dimasukkan melalui infus intravena.

Antibodi monoklonal COVID-19 telah disetujui untuk penggunaan darurat di AS, dan terutama digunakan untuk mengobati mantan presiden Donald Trump. Tetapi perawatan Winston berasal dari pasokan yang tidak diizinkan untuk digunakan manusia, kata pernyataan itu.

"Tim dokter hewan yang merawat Winston percaya bahwa antibodi tersebut mungkin telah berkontribusi pada kemampuannya untuk mengatasi virus," tambahnya.

Winston, gorilla dataran rendah barat yang terancam punah, datang pertama kali di Taman Safari San Diego pada 1984 dan akan merayakan ulang tahunnya yang ke-49 pada 20 Februari. Ia dianggap sebagai salah satu gorila jantan tertua dan merupakan pemimpin pasukannya.

Sementara itu, San Diego Zoo Global juga telah diberikan beberapa vaksin COVID-19 dan sedang dalam proses mengidentifikasi kandidat hewan yang cocok di kebun binatang dan taman safari.

Pernyataan itu tidak mengidentifikasi vaksin apa yang digunakan, tetapi disebutkan vaksin itu didasarkan pada versi sintetis dari protein permukaan virus dan hanya dapat digunakan pada hewan. Dokter hewan secara rutin memvaksinasi satwa terhadap berbagai penyakit, baik di penangkaran maupun di lingkungan alaminya.



Simak Video "3 Pemuda di Makassar Diciduk, Terlibat Jaringan Bandar Tembakau Gorila"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/afr)