Ekosistem: Pengertian, Jenis, dan Komponennya Lengkap

Ekosistem: Pengertian, Jenis, dan Komponennya Lengkap

Puti Yasmin - detikInet
Kamis, 05 Nov 2020 21:45 WIB
Warga mengambil air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang tercemar di Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Kondisi air DAS Citarum tersebut berubah warna menjadi hitam dan mengeluarkan bau menyengat yang diduga akibat pencemaran limbah industri sehingga menganggu aktivitas warga dan merusak ekosistem. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/aww.
Ekosistem: Pengertian, Jenis, dan Komponennya Lengkap (Foto: ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar)
Jakarta -

Ekosistem bisa terjadi di mana saja. Namun, masih ada yang belum memahami arti dari ekosistem serta komponen-komponennya. Nah, seperti apa penjelasan ekosistem secara lengkap?

Berikut pengertian ekosistem dan contohnya:

1. Pengertian Ekosistem

Berdasarkan buku 'Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta' karya Hartono, ekosistem dijelaskan sebagai hubungan timbal balik antar manusia dan lingkungannya, di mana manusia merupakan bagian integral dari ekosistem tempat hidupnya.

Sementara itu, menurut Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, ekosistem adalah tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh, dan saling memengaruhi dalam bentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.

Adapun, contoh ekosistem yang terjadi di alam adalah rawa, sungai, dan laut.

2. Komponen Ekosistem

Sebagai daerah yang dihuni beberapa populasi, komponen ekosistem bisa dibedakan menjadi dua bagian, yakni seperti di bawah ini

Komponen Biotik

Komponen ini merupakan anggota dari ekosistem yang berupa makhluk hidup, misalnya mikroorganisme, jamur, protista, tumbuhan, hewan, dan manusia. Dalam lingkungan ini terdapat hubungan-hubungan antarorganisme yang saling menguntungkan maupun merugikan. Bahkan, terjadi persaingan dalam memenuhi kebutuhan masing-masing.

Adapun, contoh interaksi antar makhluk hidup tumbuhan sebagai protista berperan sebagai produsen, hewan dan manusia berfungsi sebagai konsumen, sedangkan mikroorganisme dan jamur sebagai dekomposer.

Komponen Abiotik

Kemudian, abiotik adalah komponen benda tidak hidup. Walaupun begitu, keberadaan komponen ini hampir tidak memengaruhi secara langsung keberadaan dan penyebaran organisme tertentu.

Adapun, contoh komponen abiotik adalah suhu, air, kelembapan, angin, pH (derajat keasaman), garam-garaman, mineral, topografi, dan energi (radiasi).

3. Jenis Ekosistem

Ekosistem Darat

Ekosistem ini berlangsung di daratan dan berpengaruh dengan keadaan tanah, iklim, kelembaban, curah hujan, dan pancaran sinar matahari.

Adapun, berdasarkan letak geografis, ekosistem darat dibagi menjadi enam bioma, yakni gurun, padang rumput, taiga tundra, hutan gugur, dan hutan hujan tropis.

Ekosistem Perairan

Ekosistem perairan dipengaruhi oleh pancaran cahaya matahari, substrat, dan jumlah materi terlarut. Jika kandungan garam terlarut sedikit maka ekosistem dikenal sebagai perairan tawar dan bula kadar garam tinggi dikenal sebagai ekosistem laut.

Adapun,contoh ekosistem laut adalah pantai dan air tawar adalah danau. Organisme yang hidup di air dibedakan menjadi, plankton, nekton, neuston, perifiton, dan bentos.

Ekosistem Buatan

Terakhir adalah ekosistem buatan. Ekosistem ini diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Contohnya akuarium, tambak, ternat, peternakan, dan ladang.

Selamat belajar!



Simak Video "Taliban Klaim Akan Perluas Fasilitas Pendidikan untuk Wanita Afghanistan"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)