Kapan Alien Ditemukan? Begini Seluk Beluk Perburuannya

Kapan Alien Ditemukan? Begini Seluk Beluk Perburuannya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 29 Okt 2020 22:15 WIB
alien
Ilustrasi alien. Foto: Istimewa
Jakarta -

Manusia sejak zaman dahulu sudah bertanya-tanya apakah mereka sendirian di alam semesta ataukah ada makhluk lain di luar sana alias alien? Berbekal teknologi canggih, kini perburuan alien dilakukan dengan intensif dan mengerahkan sumber daya besar.

Lembaga antariksa NASA tentu adalah pelaku utamanya, berbekal anggaran melimpah dari pemerintah Amerika Serikat. Pada tahun 2018, NASA meluncurkan teleskop Transit Exoplanet Survey Satellite (TESS) yang proyeknya bernilai sekitar USD 337 juta, atau sekitar Rp 5 triliun dengan salah satu misi utamanya berburu alien.

Selama observasinya tersebut, ia akan fokus untuk mencari planet baru di antara 200.000 bintang di angkasa, dengan perkiraan dapat mengidentifikasi 1.600 exoplanet anyar yang beberapa akan seukuran dengan Bumi.

Teleskop TESS yang terbang April 2018, memburu planet dengan cara melihat kedipan di sinar bintang yang disebabkan planet yang mengorbit melalui bintang tersebut. Cara itu terbukti dalam misi teleskop sebelumnya, Kepler, yang menemukan 70% dari sekitar 4.000 exoplanet.

TESS jauh lebih powerful dibandingkan Kepler, dengan area penelitian 400 kali lebih luas. Dengan TESS, bisa ditentukan massa, ukuran, ataupun kepadatan planet yang ditemukan di luar Tata Surya untuk memberi gambaran apakah ada kehidupan atau alien di sana.

Ada lagi misi ambisius lain yang tengah dilancarkan NASA untuk mencari tanda-tanda kehidupan, terkhusus di planet Mars. Belum lama ini, NASA telah melesatkan misi ambisius ke Planet Mars, mendaratkan rover canggih bernama Perseverance.

Kecanggihannya bisa tergambar antara lain karena Perseverance membawa helikopter bernama Ingeunity. Ketika Perseverance mencapai lokasi yang sesuai di Mars, helikopter Ingenuity akan dikerahkan dan menjadi rotorcraft pertama yang terbang di planet selain Bumi.

Akan tetapi yang paling menarik adalah, tugas utama Perseverance untuk mencari jejak kehidupan alien masa silam di Mars. Rover ini akan mengambil dan mempersiapkan sampel di Mars, yang akan dibawa kembali ke Bumi tahun 2030-an, entah oleh wahana atau justru langsung oleh astronaut yang mendarat di sana. Sampel akan diteliti apakah mengandung unsur kehidupan.