10 Fakta Mencengangkan Tentang Luar Angkasa

10 Fakta Mencengangkan Tentang Luar Angkasa

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 08 Sep 2020 07:37 WIB
gerhana bulan dan planet tata surya
Ilustrasi luar angkasa. Foto: NASA
Jakarta -

Luar angkasa dipenuhi beragam keunikan ataupun hal-hal yang belum dapat dijelaskan. Apa saja? Berikut contohnya yang disarikan dari berbagai sumber.

1. Jumlah bintang tak terhitung: Sejauh ini, manusia belum dapat mengetahui seberapa banyak tepatnya jumlah bintang di antariksa. Perkiraan terbaik adalah mengestimasi angka bintang di galaksi Bima Sakti, kemudian mengalikan dengan jumlah galaksi di alam semesta. Studi dari Australian University memperkirakan angkanya 70 sextilion atau 70 ribu juta juta juta buah.

2. Jejak astronaut abadi di Bulan: Karena Bulan tidak punya atmosfer, tidak ada pula angin atau air yang akan meruak jejak astronaut yang mendarat di sana. Artinya, jejak kaki manusia, rover ataupun benda lain di permukaannya akan terjaga dalam waktu sangat lama walaupun tidak selamanya. Bulan secara konstan dibombardir meteorit sehingga erosi selalu terjadi walau sangat lambat.

NASA Pamer Foto Penjelajahan Astronaut ke BulanNASA Pamer Foto Penjelajahan Astronaut ke Bulan. Foto: NASA

3. 99% massa Tata Surya adalah Matahari: Matahari begitu padat sehingga mencakup 99% massa seluruh Tata Surya kita. Itulah kenapa Matahari mendominasi seluruh planet dengan gravitasinya. Ketika Matahari mati, ia akan menjadi bintang merah raksasa yang melumat Bumi dan Tata Surya. Tapi jangan cemas, peristiwa itu diperkirakan takkan terjadi sampai sekitar 5 miliar tahun lagi.

4. Asteroid terbesar bernama Ceres: Asteroid terbesar di Tata Surya kita dinamai Ceres, diameternya hampir 965 kilometer. Ia berlokasi di Sabuk Asteroid, di luar angkasa yang terletak antara Mars dan Jupiter. Permukaan Ceres kurang lebih setara dengan India atau Argentina.

5. Sehari di Venus lebih lama dari setahun di Bumi: Venus berotasi begitu lambat di sumbunya sehingga sekali berotasi penuh setara dengan 234 hari di Bumi. Tapi soal revolusi atau mengitari Matahari, Venus hanya membutuhkan 226 hari. Matahari hanya terbit di sana setiap 117 hari.

Bulan LapetusBulan Lapetus. Foto: NASA

6. Bulan Saturnus dua warna: Lapetus, salah satu dari 62 bulan di planet Saturnus, mempunyai keunikan di luar angkasa karena warnanya dua, di mana satu sisinya jauh lebih gelap dari sisi lainnya. Penyebabnya, bulan ini jauh di luar cincin Saturnus, sehingga banyak terkena obyek antariksa di satu sisinya. Bulan ini juga terpapar banyak partikel di satu sisi oleh Phoebe, bulan Saturnus yang lain.