Ilmuwan Ciptakan Alat Deteksi COVID-19 dari Napas

Ilmuwan Ciptakan Alat Deteksi COVID-19 dari Napas

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 24 Agu 2020 07:03 WIB
Portrait of young happy girl at street, her eyes closed with enjoyment, breathing at full outside. Lady feeling free, successful, ready to start day, visiting new town, blurred skyscraper background
Foto: Ilustrasi bernapas/Thinkstock
Jakarta -

Tim ilmuwan di China dan Israel merancang serangkaian tes analisis napas berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk mendeteksi COVID-19 dengan cepat.

Perangkat ini dikembangkan oleh para peneliti dari Israel Institute of Technology (Technion), berkolaborasi dengan University of Science and Technology of China, First Affiliated Hospital of Anhui Medical University dan Anhui Provincial Chest Hospital.

Perangkat ini memenuhi kebutuhan akan metode pengujian non-invasif, cepat, dan murah untuk menyaring individu yang positif COVID-19, terutama bagi para OTG alias orang tanpa gejala.

Seperti dikutip dari Xinhua, perangkat tersebut merupakan nanoteknologi cerdas, terdiri dari rangkaian sensor berbasis material nano yang dapat dengan cepat mendeteksi COVID-19 dari senyawa organik volatil tertentu dalam napas yang diembuskan.

Perangkat ini dapat mendeteksi biomarker spesifik penyakit dalam dari napas yang diembuskan dengan akurasi yang diklaim mencapai 92%, sensitivitas 100%, dan spesifisitas 84%.

"Sistem diagnostik pra-skrining ini dapat menawarkan solusi skrining yang dapat dilakukan di rumah atau fasilitas tempat perawatan, bisa mengurangi tes konfirmasi yang tidak diperlukan dan mengurangi beban rumah sakit," kata Technion.

Tim peneliti menyebutkan, perangkat deteksi ini juga bisa digunakan sebagai alat screening di bandara, pusat perbelanjaan, dan tempat umum lainnya yang risiko penyebaran melalui perkumpulan orang sangat tinggi.

Mereka juga mengatakan bahwa perangkat berbasis AI yang mereka kembangkan bisa dimodifikasi dan diaplikasikan untuk bermacam penyakit menular dan digunakan untuk kasus-kasus penyebaran penyakit baru.



Simak Video "Tiru Thailand, Satgas Covid-19 Minta Protokol Kesehatan Dipertegas "
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)