Jejak Peradaban Sundaland di Dasar Laut Natuna dan Jawa

Misteri Benua Sundaland

Jejak Peradaban Sundaland di Dasar Laut Natuna dan Jawa

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 16 Agu 2020 22:09 WIB
Savana di Sundaland di Zaman Es
Peta sungai purba di Sundaland yang kini ada di dasar lautan (The Conservation)
Jakarta -

Ilmuwan sudah memastikan Sundaland adalah benua yang tenggelam di Indonesia. Mereka percaya ada jejak peradaban di dasar lautan.

Selama ini, para ilmuwan sering menemukan fosil di tepi sungai seperti Bengawan Solo. Nah, penelitian menunjukkan bahwa Sundaland yang tenggelam juga punya sistem sungai purba ketika masih menjadi daratan.

"Dulu Sungai Musi dan Sungai Kapuas bertemu, lalu bermuara ke Laut China Selatan," kata ahli Paleontologi ITB, Profesor Yahdi Zaim dalam perbincangan dengan detikINET, Minggu (16/8/2020).

Laut Jawa juga dulunya terusan dari sungai-sungai di Jawa dan Kalimantan. Lalu sungai ini bermuara ke Laut Bali. Apakah ada jejak peradaban manusia Sundaland di dasar Laut Jawa dan Laut Natuna?

"Sangat mungkin ada manusia purba dan vertebrata di Laut Jawa dan Sundaland," kata Yahdi.

Benua Sundaland dan Sahul di Zaman EsSundaland punya sistem sungai purba yang mungkin ada jejak peradaban Foto: (detikcom)

Ada kemungkinan ilmuwan bisa menemukan jejak peradaban seperti peralatan batu atau sisa makanan. Sekarang Sundaland sudah tenggelam, jadi harus memakai arkeologi bawah laut.

"Tapi di Indonesia belum ada ahlinya. Jangankan yang purba, kapal Majapahit, Sriwijaya dan Belanda saja belum digali karena di bawah air," ujarnya.

Arkeologi bawah laut adalah tantangan untuk penelitian Sundaland. Bahkan menurut Yahdi, Singapura dan Malaysia pun belum melakukannya.

"Malaysia itu masih fokus ingin mencari manusia purba di daratannya, karena kita sudah punya dan Filipina juga sudah punya," kata Yahdi.

Semoga suatu saat nanti, teknologi ini bisa dimiliki para ahli Indonesia ya, detikers. Sehingga mereka bisa menggali peradaban Sundaland di dasar lautan.



Simak Video "Otak Manusia Purba Tahun 79 Masehi Kondisi Baik Ditemukan"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)