Wah, SpaceX Bikin 120 Satelit Internet Tiap Bulan

Wah, SpaceX Bikin 120 Satelit Internet Tiap Bulan

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 11 Agu 2020 11:41 WIB
SpaceX  Starlink
SpaceX Bikin 120 Satelit Internet Tiap Bulan (Foto: SpaceX)
Jakarta -

Elon Musk, Bos SpaceX, menyebut perusahaannya memproduksi satelit Starlink dengan kecepatan produksi mencapai 120 satelit tiap bulannya.

Hal ini diungkap Musk dalam presentasinya ke Federal Communications Commission (FCC), dalam rangka mempromosikan perusahaannya itu. Yaitu memperlihatkan keseriusan SpaceX dalam bisnis internet berbasis satelit.

Musk juga mengaku bahwa SpaceX menginvestasikan lebih dari USD 70 juta untuk mengembangkan dan memproduksi ribuan terminal untuk konsumen. Terminal inilah yang bakal menjadi jembatan antara satelit dengan para konsumen Starlink.

"(Kami) sudah menginvestasikan ratusan juta dollar untuk Starlink sampai saat ini," tambahnya dalam presentasi tersebut.

Starlink adalah rencana ambisius SpaceX untuk membangun jaringan interkoneksi antara 12 ribu satelit kecil yang tersebar di luar angkasa. Satelit ini akan 'menembakkan' koneksi internet ke bumi, dan layanan internet itulah yang ditawarkan oleh Starlink.

Sejauh ini SpaceX sudah meluncurkan hampir 600 satelit dan mereka tengah membangun sistem penerimanya di bumi, dan tentunya terminal yang akan dipakai oleh penggunanya, demikian dikutip detikINET dari CNBC, Selasa (11/8/2020).

Tingkat produksi satelit Starlink ini disebut sebagai produksi satelit paling cepat sejauh ini. Setidaknya itu yang dikatakan oleh Chris Quilty, pendiri Quilty Analytics, yang berfokus pada penelitian di sektor komunikasi satelit.

"Sebagai perspektif, Iridium, yang sebelumnya memegang rekor konstelasi satelit komersial terbesar, kecepatan produksinya hanya enam satelit perbulan pada puncak produksinya," ujar Quilty.

Namun perlu diingat, satelit NEXT milik Iridium itu ukurannya hampir tiga kali lipat dari satelit Starlink, begitu pula bobotnya yang mencapai 670 kg, jauh lebih berat dari satelit Starlink yang hanya 260 kg. Namun tetap saja, SpaceX bisa memproduksi satelit Starlink 20 kali lebih cepat dibanding Iridium.

Musk sebelumnya mengklaim bahwa peminat layanan internet Starlink saat ini sudah sangat banyak, mencapai 700 ribu orang di AS. Untuk itulah mereka meminta izin ke FCC untuk meningkatkan jumlah terminal penggunanya menjadi 5 juta, dari sebelumnya hanya 1 juta.



Simak Video "NASA Tunda Peluncuran Roket SpaceX Elon Musk"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)