Ada 3 Pabrik Rusia yang Siap Produksi Vaksin COVID-19

Ada 3 Pabrik Rusia yang Siap Produksi Vaksin COVID-19

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 07 Agu 2020 16:36 WIB
Wabah virus corona telah ditetapkan oleh WHO sebagai darurat global. Para ilmuwan di berbagai negara di dunia berlomba-lomba mengembangkan vaksin dari virus itu
Ada 3 Pabrik Rusia yang Siap Produksi Vaksin COVID-19 (Foto: Ilustrasi vaksin/AP Photo)
Jakarta -

Tiga perusahaan Rusia akan mulai memproduksi vaksin virus Corona pada September 2020. Rusia rencananya memang akan melakukan vaksinasi COVID-19 secara massal di bulan Oktober tahun ini.

"Gamaleya Institute bekerja sama dengan tiga perusahaan yang memiliki pabrik di Vladimir, Yaroslavl, dan Moscow. Mereka adalah Generium, R-Pharm, dan Binnopharm," kata Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Denis Manturov, dikutip dari TASS Russian News Agency.

"Kita semua sangat berharap produksi vaksin akan bisa dilakukan awal September," sambungnya.

Rusia sudah merencanakan akan ada ribuan dosis vaksin per bulan pada tahap awal produksi. Manturov mengatakan, di awal tahun depan ketiga perusahaan ini akan meningkatkan kapasitas produksinya menjadi beberapa juta per bulan.

Nama Vaksin Belum Diungkap

Vaksin Rusia dikembangkan oleh Gamaleya National Research Institute of Epidemiology and Microbiology yang dikelola pemerintah Rusia. Sejauh ini, belum diungkap nama resmi untuk vaksin buatan Rusia tersebut.

Seperti potensi vaksin COVID-19 lainnya, pemberitaan ini tentu memunculkan harapan di tengah pandemi. Rusia mengejutkan dunia dengan mengklaim akan menjadi negara pertama yang menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 mulai Agustus 2020.

Di sisi lain, klaim ini direspons sebagian pihak dengan keraguan atas keamanan dan kemanjuran vaksin, serta kekhawatiran bahwa Rusia telah mengambil jalan pintas.

WHO sendiri telah mengingatkan agar Rusia berhati-hati dan mengikuti panduan produksi vaksin yang dirilis oleh badan kesehatan dunia.

Sementara itu, ahli virologi Prof John Oxford yang menulis buku ilmiah Human Virology mengatakan, kecepatan Rusia dalam pengembangan vaksin memang mengesankan, tapi ia sendiri mengaku tak terkejut.

"(Vaksin) ini dari Gamaleya (Institute), lembaga penelitian yang cukup besar di Moskow. Mereka akan memastikan pengujiannya berstandar internasional sehingga dapat dilisensikan secara silang ke luar negeri maupun di Rusia," katanya seperti dikutip dari The National.

Ahli virologi lainnya, Ian Jones dari University of Reading di Inggris mengatakan bahwa vaksin COVID-19 Rusia didasarkan pada teknologi yang dipahami dengan baik. Artinya, kemungkinan tidak akan menimbulkan bahaya.

"Karena semua pekerjaan yang dilakukan pada vektor (adenovirus), saya rasa itu akan aman," katanya.



Simak Video "Rusia Klaim Sukses Selesaikan Uji Klinis Vaksin Corona pada Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)