Sebut NASA Tutup, Donald Trump Disindir Astronaut

Sebut NASA Tutup, Donald Trump Disindir Astronaut

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 07 Agu 2020 15:00 WIB
NASA astronauts Robert Behnken, left, and Douglas Hurley are seen inside the SpaceX Crew Dragon Endeavour spacecraft onboard the SpaceX GO Navigator recovery ship shortly after having landed in the Gulf of Mexico off the coast of Pensacola, Fla., Sunday, Aug. 2, 2020. The Demo-2 test flight for NASAs Commercial Crew Program was the first to deliver astronauts to the International Space Station and return them safely to Earth onboard a commercially built and operated spacecraft. Behnken and Hurley returned after spending 64 days in space. (Bill Ingalls/NASA via AP)
Astronaut NASA. Foto: AP/Bill Ingalls
Jakarta -

Donald Trump mengklaim dirinya telah menghidupkan kembali badan antariksa nasional AS NASA setelah sebelumnya mati dan ditutup. Pernyataan itu dianggap ngawur sehingga sang presiden Amerika Serikat dikecam oleh astronaut NASA maupun pihak lain.

"NASA sebelumnya ditutup dan mati sampai saya menghidupkannya lagi. Kini NASA menjadi tempat paling cerah, dan kami memiliki Angkatan Luar Angkasa. Kita mencapai ini dalam 3,5 tahun pertama. Itu takkan terjadi dengan Joe Biden," cuit Trump lewat akun Twitter @realDonaldTrump.

Cuitan itu lengkap dengan postingan video yang menampakkan prototipe Starship, pesawat antariksa untuk ke planet Mars, sedang diujicoba oleh SpaceX. Nah, ini merupakan kesalahan karena NASA sama sekali tidak ikut campur dalam pengembangan Starship, murni SpaceX.

"Uji Starship yang disebut presiden tidak ada hubungannya dengan NASA. Hal itu merupakan upaya swasta yang dilakukan oleh SpaceX," cetus Jeff Foust, jurnalis di SpaceNews yang dikutip detikINET dari Futurism.

Mengenai NASA mati sebelum dihidupkan Trump, pernyataan itu jelas ngawur. Nasa tidak pernah berhenti beroperasi dan tetap giat menjalankan proyek-proyek antariksa. Salah satu astronaut NASA pun memberikan sindiran.

"Pemimpin hebat itu menanggung kesalahan dan memberikan kredit," begitu cuit Scott Kelly, astronaut kawakan NASA.

Sindiran lain bermunculan. "Penasaran ke mana para pegawai NASA datang jika lembaganya sudah tutup begitu lama," cuit Loren Grush, jurnalis sains senior dari The Verge.

Memang NASA belum lama ini dibantu SpaceX untuk pertama kalinya setelah sekian lama, melesatkan dan mendaratkan astronaut dari antariksa. Tapi kebetulan saja peluncuran itu dilakukan pada masa pemerintahan presiden Trump, sedangkan prosesnya sudah terjadi bertahun-tahun.



Simak Video "'Jual-Beli' Serangan Trump-Biden"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)