Moderna Ungkap Harga Vaksin Corona Per Dosis

Moderna Ungkap Harga Vaksin Corona Per Dosis

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 06 Agu 2020 11:16 WIB
Oxford University: Produksi Vaksin Corona Mungkin Bisa Dimulai Akhir Tahun Ini
Pengembangan vaksin Corona. Foto: DW (News)
Washington -

Berapa harga vaksin Corona? Moderna, perusahaan Amerika Serikat yang vaksin Corona buatannya disebut salah satu yang paling menjanjikan, mengungkapnya.

Dikutip detikINET dari CNBC, Moderna menyatakan satu dosis vaksin Corona dijual USD 32 sampai USD 37 bagi sebagian konsumen. Jika dirupiahkan di kisaran Rp 465 ribu. Menurut mereka, harga itu lebih rendah dari biasanya karena ada pandemi, mereka sebut sebagai 'harga pandemi'.

Konsumen tersebut adalah beberapa negara yang berminat. Kemungkinan vaksin dibeli dengan anggaran dari negara itu untuk diberikan pada warga mereka. Namun CEO Moderna menyatakan tetap akan berusaha memberikan vaksin, berapapun dana dari pembeli.

"Kami bekerja sama dengan pemerintah di seluruh dunia dan lainnya untuk memastikan sebuah vaksin dapat diakses dengan mengesampingkan kemampuan untuk membayar," kata CEO Moderna, Stephane Bancel.

"Kita sedang berada dalam pandemi. Di Moderna, seperti para pakar lain, kami yakin virus ini tidak akan pergi dan perlu vaksinasi orang-orang untuk memberikan mereka kekebalan untuk beberapa tahun," papar dia.

Ia menambahkan bahwa semakin tinggi volume vaksin Moderna yang dipesan, maka harganya makin murah. Harga vaksin Moderna lebih mahal dari banderol vaksin Corona buatan pfzer dan BioNTech senilai USD 19,50 per dosis.

Seandainya virus Corona bisa dikendalikan, maka banderol vaksin Corona dari Moderna akan mengikuti pola vaksin komersial seperti biasa. Vaksin Moderna yang disebut mRNA-1273 itu saat ini sudah dipesan oleh beberapa negara dan Moderna telah diberi uang deposit total USD 400 juta.

Moderna telah melakukan trial fase 3 untuk menguji kemanjuran dan efektivitas vaksin Corona tersebut pada 30 ribu orang. Hasilnya diperkirakan keluar pada bulan Oktober. Mereka telah mendapatkan pendanaan dari berbagai pihak untuk mengembangkannya, termasuk dari pemerintah AS senilai USD 472 juta.



Simak Video "Pemerintah Incar 3 Vaksin Corona dari China"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)