Elon Musk Mendadak Religius Saat Astronaut NASA Pulang

Elon Musk Mendadak Religius Saat Astronaut NASA Pulang

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 05 Agu 2020 07:05 WIB
Elon Musk founder, CEO, and chief engineer/designer of SpaceX speaks during a news conference after a Falcon 9 SpaceX rocket test flight to demonstrate the capsules emergency escape system at the Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla., Sunday, Jan. 19, 2020. (AP Photo/John Raoux)
Elon Musk Mendadak Religius Saat Astronaut NASA Pulang. Foto: AP
Jakarta -

CEO SpaceX Elon Musk mendadak jadi religius ketika astronaut NASA Bob Behnken dan Doug Hurley kembali ke Bumi, usai menjalani tugasnya di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Musk blak-blakan bahwa ia bukan figur yang dibilang taat, namun semua itu berubah drastis tatkala astronaut NASA yang pulang menggunakan kapsul Crew Dragon milik SpaceX.

"Saya pikir, seperti seluruh adrenalin terpacu, kalian tahu? Seperti, terima kasih Tuhan," ucapnya dalam pidato sesaat Behnken dan Hurley selamat mendarat kembali di Bumi, dilansir Space, Rabu (5/8/2020).

"Saya bukanlah orang yang religius, tetapi saya berdoa akan hal yang ini (astronaut NASA pulang selamat ke Bumi-red)," ucap Elon Musk menambahkan.

Bukan tanpa alasan Musk banyak berdoa belakangan ini. Misi bersejarah SpaceX yang pertama kali membawa astronaut NASA ke ISS, tentunya membuat jantung pria 49 tahun berdebar kencang. Peluncuran Behnken dan Hurley pada akhir Mei lalu, di saat pandemi COVID-19, sukses.

Kini dua penjelajah tersebut sudah kembali ke Bumi dengan selamat. Musk yang menyaksikan peristiwa tersebut mengucap penuh rasa syukur.

"Saya pikir ini adalah sesuatu yang seluruh dunia bangga dan benar-benar dapat melihat ini sebagai pencapaian kemanusiaan. Ini adalah masa-masa sulit, ketika tidak ada banyak berita baik. Saya pikir ini adalah salah satu hal yang secara universal baik, di mana pun Anda berada di planet Bumi. Ini adalah hal yang baik dan saya harap ini mencerahkan hari Anda," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Behnken dan Hurley mendarat selamat pada Sabtu (1/8) di lepas pantai Pensacola, Florida, AS. Kesuksesan pendaratan Crew Dragon ini mengukir banyak sejarah baru pada penerbangan ruang angkasa negeri Paman Sam.

"Hari ini kami benar-benar membuat sejarah. Kami memasuki era baru angkasa luar angkasa manusia," kata Jim Bridenstein, Administrator NASA

Sementar itu, Gwynne Shotwell, Presiden dan Chief Operating Officer SpaceX menyebutnya 'misi luar biasa'.

"Ini benar-benar hanya permulaan," katanya. "Kami memulai perjalanan membawa orang secara teratur ke dan dari orbit Bumi yang rendah, lalu ke bulan dan akhirnya ke Mars."

Ya, ini adalah penerbangan uji coba Crew Dragon terakhir. Setelah SpaceX perusahaan yang didirikan Elon Musk ini menerima sertifikasi NASA, penerbangan di masa depan akan menjadi misi reguler yang membawa astronaut ke ISS.



Simak Video "NASA Tunda Peluncuran Roket SpaceX Elon Musk"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)