Pegawai Lab Wuhan Dites Corona Massal, Ini Hasilnya

Pegawai Lab Wuhan Dites Corona Massal, Ini Hasilnya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 30 Jul 2020 16:06 WIB
Wuhan Instititure of Virology
Bagian dalam Wuhan Institute of Virology. Foto: CCTV
Wuhan -

Wuhan Institute of Virology belum hilang dari radar kecurigaan bahwa mereka ada sangkut pautnya dengan merebaknya pandemi Corona. Untuk memastikan bebas dari virus Corona, semua pegawai lab tersebut dites. Bagaimana hasilnya?

Shi Zhengli selaku Direktur Center for Emerging Infectious Diseases di Wuhan Institute of Virology (WIV) menyebut laboratoriumnya dibekali keamanan tinggi sehingga tidak mungkin jadi sumber kebocoran. Ia menyebut semua karyawan dipastikan bebas virus Corona.

"Tiap tahun, fasilitas dan peralatan lab harus dites oleh institusi pihak ketiga yang diizinkan pemerintah. Hanya setelah lulus tes itu laboratorium bisa terus beroperasi. Keamanan tinggi laboratorium di institut kami beroperasi dengan stabil," cetus Zhengli.

"Sampai saat ini, tidak ada kebocoran patogen atau kecelakaan yang membuat personel terinfeksi terjadi. Baru-baru ini, kami menguji semua staff di lab dan tak ada seorang pun yang terinfeksi oleh SARSr-CoV atau SARS-CoV-2," paparnya.

"Sampai saat ini, semua staff dan mahasiswa di institut kami (statusnya) zero infection," tegas Zhengli yang dikutip detikINET dari Newsweek.

Sebelumnya, Zhengli juga mengecam pernyataan presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bahwa ia punya bukti virus Corona bocor dari Wuhan Institute of Virology. Padahal sejauh ini, belum ada bukti sahih dan bahwa dia dan koleganya baru tahu eksistensi COVID-19 di ujung 2019 setelah meriset sampel dari pasien yang kena pneumonia misterius.

"Sebelum itu, kami tidak pernah melakukan kontak atau mempelajari virus Corona ini, ataupun kami tahu soal eksistensinya," cetus Zhengli yang dijuluki 'batwoman' karena merupakan ahli kelelawar.

"Klaim dari presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bahwa SARS-CoV-2 bocor dari institusi kami benar-benar sebuah kontradiksi dari fakta," tambahnya.

"Hal itu adalah membahayakan dan berdampak pada pekerjaan akademis kami serta kehidupan pribadi kami. Dia (Trump-red) berhutang permintaan maaf pada kami," lanjut Zhengli yang masih giat bekerja di Wuhan Institute of Virology.



Simak Video "Ricky Cuaca Nggak Terima Job Syuting Sinetron Selama Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/rns)