Nonton Misi Bersejarah NASA dan SpaceX Bisa Lewat YouTube

Nonton Misi Bersejarah NASA dan SpaceX Bisa Lewat YouTube

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 30 Mei 2020 21:19 WIB
NASA astronauts Douglas Hurley, left, and Robert Behnken wave as they walk out of the Neil A. Armstrong Operations and Checkout Building on their way to Pad 39-A, at the Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla., Wednesday, May 27, 2020. The two astronauts will fly on a SpaceX test flight to the International Space Station. For the first time in nearly a decade, astronauts will blast into orbit aboard an American rocket from American soil, a first for a private company. (AP Photo/John Raoux)
Nonton Misi Bersejarah NASA dan SpaceX Bisa Lewat YouTube Foto: AP/John Raoux
Jakarta -

Dini hari nanti, NASA dan SpaceX siap mengukir sejarah. Untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun, NASA akan menerbangkan dua astronautnya menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Dua astronaut NASA, yaitu Bob Behnken dan Doug Hurley akan meluncur dari Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat pada Sabtu (30/5/2020) pukul 16.22 waktu setempat atau Minggu (31/5/2020) pukul 02.22 WIB. Misi bersejarah ini bisa ditonton lewat streaming online di kanal YouTube milik SpaceX atau NASA.

Sebelumnya, percobaan pertama peluncuran pada Rabu lalu gagal karena cuaca buruk, NASA dan SpaceX pun bersiap untuk melakukan percobaan keduanya kali ini. Cuaca yang cerah dibutuhkan guna menjamin keselamatan astronaut saat peluncuran.

Meluncur di kondisi cuaca buruk bisa membahayakan astronaut. Saat percobaan peluncuran pertama, SpaceX mengkhawatirkan ancaman kilat dan risiko cuaca lainnya yang terlalu tinggi untuk memungkinkan astronaut bisa lepas landas dengan aman.

Selain itu, tim misi peluncuran juga harus mempertimbangkan kondisi cuaca dan lautan yang akan menjadi lokasi pendaratan kapsul jika terjadi masalah di landasan peluncuran atau saat roket sudah terbang menuju orbit.

Untuk perkiraan cuaca di Kennedy Space Center, Florida, di hari peluncuran sedikit kurang menjanjikan. Dikutip detikINET dari The New York Times, Sabtu (30/5/2020) perkiraan cuaca hanya memberikan 50% kemungkinan kondisi yang menguntungkan di lokasi peluncuran.

Jika cuaca hari ini kembali buruk, maka peluncuran akan digeser keesokan hari. Peluang berikutnya di hari Minggu sedikit lebih baik, dengan kemungkinan 60% untuk kondisi cuaca yang baik.

Peluncuran ini merupakan bagian dari misi Demo-2 untuk menguji roket Falcon 9 dan kapsul Crew Dragon dalam melakukan misi berawak pertamanya. Misi ini akan mengantarkan , untuk menjadi penghuni ISS berikutnya.

Jika berhasil, misi ini menandakan berakhirnya ketergantungan NASA terhadap roket Soyuz buatan Rusia untuk mengantarkan astronautnya menuju ISS. Astronaut NASA memang selalu menumpang roket Rusia untuk terbang ke ISS sejak pesawat ulang alik dipensiunkan tahun 2011 lalu.

SpaceX juga akan mencatat rekor baru sebagai perusahaan swasta pertama yang berhasil mengantarkan manusia menuju luar angkasa. Jika misi ini sukses, mereka akan mengantarkan empat astronaut lainnya menuju ISS pada akhir tahun ini.

[Gambas:Youtube]



Simak Video "NASA Tunda Peluncuran Roket SpaceX Elon Musk"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/vmp)