Profesor Ini Yakin Virus Corona Bocor dari Lab Wuhan

Profesor Ini Yakin Virus Corona Bocor dari Lab Wuhan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 12 Mei 2020 03:08 WIB
Wuhan Instititure of Virology
Foto: Wuhan Instititure of Virology
Jakarta -

Kemungkinan bahwa virus Corona berasal dari laboratorium di Wuhan terus didengungkan, antara lain oleh pemerintah Amerika serikat. Seorang profesor di Australia pun mendukung teori tersebut.

Profesor Clive Hamilton yang terkenal di Negeri Kanguru itu adalah pakar China dan akademisi Australian National University serta Charles Sturt University. Ia menilai asal COVID-19 dari pasar Wuhan meragukan dan lebih cenderung dari laboratorium Wuhan.

Sebab, kasus terawal COVID-19 menurutnya menimpa orang yang sama sekali tidak berhubungan dengan pasar hewan Wuhan. "Hal ini ditunjukkan oleh studi kualitas tinggi. Jadi, gagasan bahwa virus ini berawal di Desember, akhir Desember, di pasar ini, tidak terukur," cetusnya.

"Satu-satunya penjelasan lain yang masuk akal adalah bahwa virus ini bocor dari Wuhan Institute of Virology," katanya, dikutip detikINET dari Daily Mail.

Ia menyebutkan hipotesis itu justru berawal dari ilmuwan China sendiri dan sempat beredar di internet sebelum mendadak lenyap. Kemudian netizen China sempat mencaritahu tentang seorang wanita yang diduga pasien pertama COVID-19 dan dia bekerja di laboratorium tersebut sebelum hilang.

Pasar Wuhan tersebut letaknya tidak jauh dari Wuhan Institute of Virology, di mana di sana ada riset coronavirus di kelelawar, termasuk kemungkinan dilakukan modifikasi. "Ada potensi virus ini lolos dengan suatu cara," begitu opininya.

Ia mengklaim dua ilmuwan China sempat menulis bahwa coronavirus berasal dari laboratorium tersebut. "Ada hipotesis sangat masuk akal bahwa seseorang terinfeksi di laboratorium, keluar dan mulai menularkan ke orang lain," katanya.