Vaksin Corona Sudah Berhasil Pada Kera, Setahap Lagi Manusia

Vaksin Corona Sudah Berhasil Pada Kera, Setahap Lagi Manusia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 28 Apr 2020 20:17 WIB
Virus corona: Vaksin sudah tersedia bila ilmuwan melanjutkan penelitian vaksin untuk SARS dan MERS
Ilustrasi vaksin Corona. (Foto: BBC World)
Oxford -

Para ilmuwan di Universitas Oxford, Inggris, menyebut bahwa mereka satu langkah lebih dekat mengembangkan vaksin COVID-19 untuk manusia. Sebabnya, vaksin yang mereka buat berhasil melindungi kera dari paparan virus Corona.

Dalam uji coba, sebanyak 6 ekor kera jenis rhesus disuntik dengan vaksin tersebut. Mereka sudah 4 minggu dalam keadaan sehat meskipun sengaja dipaparkan dengan COVID-19.

Walau tidak ada garansi akan sama ampuh di manusia, jelas hal ini merupakan pertanda baik. Selanjutnya, vaksin itu bakal diuji coba pada manusia pada akhir bulan depan untuk mengetahui seberapa aman dan efektif.

"Kera rhesus ini kurang lebih adalah makhluk terdekat yang kita punya dengan manusia," kata pemimpin riset dari Oxford, Dr Vincent Munster.

Jika sukses dan disetujui oleh regulator, maka kemungkinan pada bulan September mendatang, diharapkan beberapa juta vaksin tersebut sudah dapat tersedia.

Perkembangan tersebut membuat Oxford University saat ini adalah salah satu yang tercepat menciptakan calon vaksin Corona. Uji coba pada manusia rencananya melibatkan lebih dari 6.000 relawan.

Sampai saat ini, dikutip detikINET dari Daily Mail, dilaporkan ada sekitar 100 kandidat vaksin COVID-19 yang sedang dikembangkan di seluruh dunia. Hampir semuanya mencoba mengembangkannya secepat mungkin lantaran pandemi Corona merepotkan banyak negara.

Salah satu yang menonjol misalnya perusahaan ReiThera asal Italia, Leukocare asal Jerman dan Univercelss dari Belgia bekerja bersama-sama membuat vaksin corona dan akan memulai trial dalam beberapa bulan. Konsorsium ini berjanji cepat memproduksi jutaan dosis jika upayanya berhasil.

"Kami akan memulai trial pada bulan Juli. Selain pengembangan vaksin Corona yang aman, penting untuk menggaransi produksi jutaan dosis dalam waktu cepat," kata Stefano Calloca, Choef Technology Officer ReiThera.



Simak Video "Kabar Baik, Uji Klinis Vaksin Corona Moderna Fase I Berhasil"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)