3 Perubahan Positif Bumi yang Mesti Dijaga Usai Pandemi Corona

3 Perubahan Positif Bumi yang Mesti Dijaga Usai Pandemi Corona

Fitraya Ramadhanny, Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 12 Apr 2020 08:38 WIB
Planet Bumi
3 Keberhasilan Bumi yang Mesti Dijaga Manusia Usai Pandemi Corona (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Planet Bumi memulihkan diri ketika semua manusia dipaksa diam di rumah saat pandemi virus Corona. Kebaikan yang terjadi ini harus bisa dijaga, meskipun wabah berakhir.

Hal ini dikatakan profesor bidang teknik lingkungan Columbia University, Wade McGilis kepada majalah Time, seperti dilihat Minggu (12/4/2020). McGilis mengakui Bumi memulihkan diri, tapi dia tidak mau buru-buru menyebutnya sebagai berkah.

"Saya melihatnya, tapi saya tidak lantas berpikir itu sebagai sebuah berkah," ujarnya skeptis.

Rupanya McGilis khawatir manusia akan lupa begitu saja dengan keajaiban alam yang memulihkan diri. Begitu wabah COVID-19, mereka akan kembali membabi buta mengeksploitasi dan merusak alam.

Pengurangan polusi di dunia harus berlangsung cukup lama. Para pakar lingkungan khawatir polusi akan kembali seperti dulu atau bahkan lebih parah usai wabah corona, jika manusia tidak mau bertobat mengubah gaya hidup yang mengeksploitasi alam.


Menurut News.com Australia, ini dia 3 perubahan besar yang sedang terjadi di Bumi. 3 Perubahan positif ini yang harus dipertahankan manusia:

1. Polusi udara berkurang

Di seluruh dunia terjadi penurunan polusi udara. Foto-foto satelit menunjukkan polusi jauh berkurang di Eropa dan China. Semua orang bahkan di Indonesia merasakan langit biru yang sebelumnya tertutup oleh asap polusi.

Nitrogen dioksida akibat asap dari pembakaran BBM berkurang secara signifikan di kota-kota besar dunia dari Beijing, Paris, Madrid dan Roma. Polusi udara diketahui menyebabkan penyakit paru-paru untuk manusia.

Apa kita tega melihat polusi merajalela lagi? Nah, ingat baik-baik nih kalau virus corona sudah hilang. Jangan membabi buta lagi mengeluarkan polusi.