Jumat, 06 Des 2019 07:10 WIB

Eropa Sepakati 'Misi Armageddon', Selamatkan Bumi dari Ancaman Asteroid

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: NASA Foto: NASA
Jakarta - Eropa mengonfirmasi keikutsertaannya dalam program pertama yang dilakukan manusia dalam upaya melindungi Bumi dari ancaman antariksa.

Keikutsertaan ini disepakati ESA, badan antariksa Eropa dengan menyetujui misi Hera, sebuah kerja sama dengan badan antariksa Amerika Serikat NASA dalam program Double Asteroid Redirection Test (DART) NASA.

DART adalah upaya pembelokan asteroid yang berpotensi menabrak Bumi. terdekat, misi ini dijadwalkan meluncurkan di atas roket SpaceX Falcon 9 pada Juli 2021.

Nantinya, DART diperkirakan akan mencapai sistem asteroid kembar Didymos pada Oktober 2022. Misi ini kemudian akan 'menghajar' komponen yang lebih kecil dari sistem tersebut, yakni Didymoon, satelit milik Didymos yang berukuran 165 meter.

Teleskop di Bumi akan mendokumentasikan bagaimana dampak misi ini terhadap Didymoon dan orbitnya di sekitar Didymos. Misi Hera akan membantu para ilmuwan dan peneliti mengukur efektivitas strategi 'dampak kinetik' pembelokan asteroid.



Seperti dikutip dari Space.com, tim DART sudah lama berharap bahwa data jangka panjang seperti itu akan dilengkapi dengan pengamatan dari dekat, dan sekarang, visi menyelamatkan Bumi dari tabrakan asteroid bak film Armageddon itu segera menjadi kenyataan.

Keputusan ESA yang menyetujui misi Hera dan diumumkan pada pertemuan para kepala badan antariksa Eropa di Seville, Spanyol, memastikan Amerika Serikat tidak sendirian dalam upaya pertahanan planet ini.



"Kami sangat senang dengan keputusan badan antariksa Eropa untuk mendanai misi Hera. Ini adalah bagian penting dari upaya pertama manusia dalam membelokkan asteroid," demikian pernyataan juru bicara kampanye #SupportHera.

"Suatu hari nanti, misi Hera akan menjadi sangat penting untuk melindungi planet kita dari asteroid," tutupnya.

Simak Video "Bocah Magang di NASA Temukan Planet Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)