Sabtu, 14 Sep 2019 10:20 WIB

Mungkin Ada Hujan di Planet Paling Mirip Bumi

Fino Yurio Kristo - detikInet
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi. Foto: Digitaltrends Ilustrasi. Foto: Digitaltrends
Jakarta - Planet K2-18b secara fisik tak sama seperti Bumi, tapi beberapa hal membuatnya jadi planet yang lingkungannya paling mirip Bumi, di antara planet-planet lain di luar tata surya. Ada air terdeteksi di atmosfernya dan berada di zona habitat sehingga berpotensi punya air mengalir di permukaan.

"Ini adalah planet yang terdeteksi paling memiliki beberapa jenis lingkungan yang mirip dengan di Bumi," kata Bjorn Benneke, peneliti exoplanet dari University of Montreal.

Keistimewaan K2-18b rupanya membuat dua tim peneliti berlomba untuk mempublikasikan hasilnya, satu dari University College London (UCL) dan satu lagi dari University of Montreal pimpinan Benneke.




Yang menarik, tim dari UCL ternyata menggunakan data dari teleskop Hubble yang dikumpulkan oleh tim Benneke dan mempublikasikannya pertama kali. Benneke mengaku jengkel walaupun tindakan itu tidak dilarang karena data Hubble menjadi milik publik setelah setahun.

"Data ini kami yang mengumpulkan dan dalam beberapa hal, kami yang mengerjakan semuanya. Tim UCL memutuskan mengambil data kami dan menulis publikasi mereka sendiri. Memang tidak ilegal tapi sebuah praktik yang buruk," kata Benneke, dikutip detikINET dari Wired.

Tak mau kalah, tim Benneke mempublikasikan riset mereka yang berspekulasi lebih jauh soal K2-18b. Mereka menduga ada awan di planet tersebut yang berarti bisa terjadi hujan.

(ke halaman selanjutnya) (fyk/krs)