Rabu, 24 Jul 2019 09:15 WIB

Bima Sakti Disebut Galaksi 'Kanibal', Kenapa?

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Galaksi Bima Sakti. Foto: Chinese Academy of Science Galaksi Bima Sakti. Foto: Chinese Academy of Science
Jakarta - Pada akhir tahun lalu, NASA mengumumkan bahwa pihaknya telah menemukan galaksi kanibal bernama WISE J224607.55-052634.9. Ia memangsa sesama galaksi karena dirinya membutuhkan energi yang besar untuk menghasilkan cahaya.

Menariknya, temuan terbaru menunjukkan bahwa galaksi tempat Bumi kita bernaung, Bima Sakti, ternyata menunjukkan perilaku kanibal juga. Hal ini diungkapkan oleh tim peneliti dari Instituto de Astrofisica de Canarias (IAC), Tenerife, Spanyol.


Berdasarkan penelitian mereka, Bima Sakti disebut menelan sebuah galaksi dengan massa 25% dari ukurannya ketika mereka saling bertumbukkan. Peristiwa tersebut diklaim terjadi pada 10 miliar tahun yang lalu, sebagaimana detikINET kutip dari Phys, Rabu (24/7/3019).

Untuk memberikan kesimpulan seperti itu, mereka menggunakan teleskop luar angkasa Gaia milik badan antariksa Eropa (ESA). Alat tersebut berfungsi untuk mendapatkan pengukuran terhadap posisi, kecerahan, dan jarak dari sekitar 1 juta bintang di Galaksi Bima Sakti. dengan rentang jarak 6.500 tahun cahaya dari Matahari.

Dari situ, mereka mengidentifikasi adanya dua kumpulan bintang. Satu berwarna dominan biru dengan kandungan metal rendah, sedangkan lainnya memiliki nuansa warna merah dan mengandung metal lebih tinggi.

Lebih lanjut, dua kumpulan bintang itu disebut memiliki usia yang hampir serupa. Meski begitu, si biru dinilai menunjukkan pergerakan yang berantakan, dan seakan terkekang pada situasi itu. Hal tersebut dianggap menjadi bukti bahwa Bima Sakti menelan galaksi yang lebih kecil dahulu sekali.


Sebelumnya, Galaksi Bima Sakti memang diperkirakan terdiri dari dua kumpulan bintang yang terpisah. Hanya saja, kronologi penyatuannya masih jadi misteri. Bisa jadi, teori tim peneliti dari IAC tersebut bisa menjadi jawabannya.

Menariknya, Bima Sakti juga diperkirakan bakal mengalami penyatuan lagi dengan galaksi lain. Nantinya, ia disebut akan bersatu dengan Andromeda 4,5 miliar tahun lagi dari sekarang.

Simak Video "Namamu Bisa Diterbangkan ke Mars oleh NASA, Begini Caranya!"
[Gambas:Video 20detik]
(mon/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed