Kamis, 27 Jun 2019 22:55 WIB

Astronot Jepret Letusan Gunung Berapi Spektakuler

Fino Yurio Kristo - detikInet
Letusan Raikoke jepretan astronot di ISS. Foto: Reuters Letusan Raikoke jepretan astronot di ISS. Foto: Reuters
Jakarta - Sebuah gunung berapi yang sudah tidak aktif selama 100 tahun mendadak kembali 'hidup'. Satelit dan astronot NASA pun mengabadikan foto letusan spektakuler gunung bernama Raikoke tersebut, yang terlihat dari angkasa.

Gunung Raikoke atau juga dikenal sebagai pulau dalam sejarahnya baru meletus dua kali, di tahun 1778 dan 1924. Gunung ini letaknya terpencil di laut Pasifik utara.

Letusan yang mendadak itu antara lain terekam satelit Cipernicus Sentinel milik European Space Agency dan satelit Terra milik NASA. Astronot yang berada di International Space Station (ISS) juga memotretnya dengan hasil mengagumkan.




Dikutip detikINET dari Space.com, tampak abu vulkanik melesat ke ketinggian antara 13 sampai 17 kilometer di atas permukaan laut. Terdapat juga lingkaran awan yang menyertainya."Sungguh gambar yang spektakuler," sebut ahli vulkanis Simon Carn.

Raikoke adalah bagian dari kepulauan Kuril kepunyaan Rusia. Berbagai satelit saat ini mengamati letusan itu dan melacak abu yang terbang karena bisa membahayakan pesawat terbang.

Adapun gas beracun yang dihasilkannya tampaknya sudah mencapai stratosfer. "Jumlah besar SO2 yang terus menerus dalam dua hari terakhir mengindikasikan sudah masuk ke stratosfer," kata Carn.

Letusan tersebut juga berpotensi membahayakan manusia. Tercatat sedikitnya 10 ribu orang tinggal di dekat kepulauan Kuril.


(fyk/krs)