Selasa, 18 Jun 2019 21:14 WIB

Ini Alasan Galaksi Bima Sakti Punya Lubang Hitam yang 'Kalem'

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: NASA/SOFIA/Hubble Space Telescope Foto: NASA/SOFIA/Hubble Space Telescope
Jakarta - Lubang hitam identik sebagai objek luar angkasa dengan daya tarik luar biasa, yang bisa melahap objek apa pun di sekelilingnya. Biasanya ketika material masuk ke dalam lubang hitam, objek raksasa ini akan mengeluarkan radiasi berenergi tinggi.

Tapi lubang hitam yang ada di galaksi Bima Sakti terbilang lebih "kalem" dan mengeluarkan radiasi dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan lubang hitam di galaksi lain. Kini ilmuwan sudah menemukan alasan mengapa fenomena ini terjadi.




Pengamatan baru yang diambil oleh misi Stratospheric Observatory for Infrared Astronomy (SOFIA) milik NASA mengungkap bahwa medan magnet rupanya merupakan alasan lemahnya lubang hitam yang dinamai Sagittarius A* ini, seperti dilansir detikINET dari Space, Selasa (18/6/2019).

Medan magnet sendiri merupakan sesuatu yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Untuk mempelajarinya, peneliti menggunakan instrumen yang bernama High-resolution Airborne Wideband Camera-Plus (HAWC+) untuk melacak cahaya inframerah-jauh terpolarisasi yang dipancarkan oleh partikel debu.

Karena partikel debu berbaris tegak lurus terhadap medan magnet, peneliti dapat memetakan bentuk dan menyimpulkan kekuatan medan magnet di sekitar lubang hitam. Menggabungkan peta baru dengan gambar inframerah jauh dan menengah Sagittarius A* mengungkap arah medan magnet tersebut.




Meskipun sebagian dari material yang berada di cincin gas dan debu di sekitarnya jatuh ke arah lubang hitam, medan magnet juga mengarahkan material untuk menjauh dari lubang hitam.

"Bentuk spiral dari medan magnet menyalurkan gas ke orbit di sekitar lubang hitam. Ini bisa menjelaskan mengapa lubang hitam kita tenang sementara yang lain aktif," kata Principal Investigator HAWC+ Darren Dowell.

Sagittarius A* merupakan lubang hitam raksasa yang terdekat dengan matahari dan menjadi objek yang baik untuk mempelajari bagaimana lubang hitam bekerja. Penemuan ini sendiri diharapkan dapat membantu ilmuwan memahami perbedaan antara lubang hitam tenang dan aktif.


(vmp/krs)