Senin, 22 Apr 2019 12:47 WIB

Penganut Bumi Datar Mau Terbang Pakai Roket di Antartika

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Ilustrasi Antartika. (Foto: Mario Tama/Getty Images) Ilustrasi Antartika. (Foto: Mario Tama/Getty Images)
FOKUS BERITA Perdebatan Bumi Datar
Jakarta - Masih ingat dengan seorang penganut Bumi datar yang menerbangkan dirinya sendiri menggunakan roket swadaya? Sosok bernama Mike Hughes itu kini dilaporkan berencana untuk meluncurkan dirinya lagi ke angkasa.

Pria paruh baya tersebut belum lama ini disebutkan bakal melangsungkan eksperimennya di Antartika. Sama seperti usaha sebelumnya, ia melakukan hal tersebut untuk membuktikan bahwa teori Bumi datar itu benar adanya.




Lebih lanjut, ia juga dikabarkan bakal memberikan pengumuman pada acara bernama "Flat Earth: Exit the Matrix Expo". Hajat itu akan diselenggarakan bulan depan di Las Vegas, Amerika Serikat, sebagaimana detikINET kutip dari Philly Voice, Senin (22/4/2019).

Nanti, ia akan mengumumkan rencana peluncurannya menggunakan rockoon. Itu merupakan singkatan dari rocket balloon. Jadi, roket tersebut dapat berubah menjadi balon setelah meluncur.

Setelah peluncuran perdananya tahun lalu, ia mengatakan roket tersebut diharapkan mampu membawanya terbang lebih tinggi. "Sekitar 10 km hingga 13 km," ucapnya kala itu.




Lantas, mengapa Antartika dipilih menjadi lokasi peluncuran pria berjuluk "Mad Hughes" itu berikutnya? Hal tersebut lantaran tempat itu memang jadi salah satu poin krusial di dalam teori konspirasi Bumi datar.

Para penganutnya percaya bahwa di sana ada tembok es raksasa yang mengitari Bumi. Ia seakan menjadi pembatas antara dunia ini dengan luar angkasa.

Sekadar informasi, setahun lalu, Mike Hughes sukses menerbangkan dirinya setinggi 572 meter. Ia mengambil tempat di Gurun Mojave, California, Amerika Serikat.



Tonton juga video Penganut Bumi Datar Langsungkan Konferensi di Amerika:

[Gambas:Video 20detik]


Penganut Bumi Datar Mau Terbang Pakai Roket di Antartika
(mon/krs)
FOKUS BERITA Perdebatan Bumi Datar