Rabu, 10 Apr 2019 10:41 WIB

Peluncuran Roket Terkuat Sejagat Milik SpaceX Ditunda

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
Jakarta - Roket Falcon Heavy milik SpaceX sedang dipersiapkan untuk melakukan peluncuran komersial pertamanya. Tapi peluncuran roket terkuat sejagat ini terpaksa ditunda karena cuaca buruk.

Peluncuran ini awalnya dijadwalkan pada hari Selasa (9/4/2019) pukul 18.36 waktu Amerika Serikat bagian timur. Namun, perkiraan cuaca untuk hari itu sangat buruk, dengan perkiraan cuaca baik hanya sebesar 30%.




Akhirnya SpaceX mengumumkan, lewat akun Twitter resminya, bahwa peluncuran ini harus ditunda satu hari dari jadwal menunggu cuaca yang lebih baik.

"Sekarang menargetkan peluncuran Arabsat-6A menggunakan Falcon Heavy pada hari Rabu, 10 April - perkiraan cuaca meningkat menjadi 80% baik," tulis SpaceX dalam cuitannya seperti dikutip detikINET dari Space.

Peluncuran dijadwalkan pada pukul 18.35 waktu AS bagian timur dan akan dilakukan di pusat peluncuran bersejarah, Pad 39A di Kennedy Space Center, Florida, AS.

Falcon Heavy berhasil menjadi roket terkuat sejagat karena menggabungkan tiga booster tahap pertama yang dimiliki roket Falcon 9, sehingga membuatnya terlihat seperti roket raksasa.




Roket ini lebih dikenal ketika pertama kali meluncur dan membawa mobil Tesla Roadster ke orbit pada bulan Februari 2018. Kini, roket ini akan melakukan misi komersial pertamanya dengan membawa satelit komunikasi milik Arab Saudi, Arabsat-6A yang berbobot 6.000 kilogram.

SpaceX pun berharap untuk berhasil menangkap ketiga booster Falcon 9 yang digunakan untuk peluncuran. Saat peluncuran pertama, salah satu booster intinya tidak berhasil mendarat di kapal drone yang disediakan dan jatuh ke Samudera Atlantik.


(vim/krs)