Jumat, 11 Jan 2019 15:47 WIB

Kamera Utama Teleskop Hubble Rusak

Virgina Maulita Putri - detikInet
Teleskop Hubble-nya NASA. (Foto: NASA) Teleskop Hubble-nya NASA. (Foto: NASA)
Washington - Teleskop luar angkasa Hubble mengalami kerusakan di bagian kamera utama yang tak berfungsi akibat masalah hardware. Kurang dari 6 bulan lalu, masalah hardware lain juga sempat dialami Hubble.

Kerusakan di kamera utama yang disebut Wide Field Camera 3 ini terjadi pada hari Selasa (8/1/2019) waktu setempat. NASA tidak memberi informasi lebih lanjut tentang kerusakan itu, tapi mengatakan bahwa kamera tersebut memiliki elemen elektronik tambahan yang dapat digunakan untuk membuatnya kembali berfungsi.


Wide Field Camera 3 sendiri dipasang pada tahun 2009, yang sekaligus menandakan misi servis terakhir untuk teleskop Hubble. Misi servis terakhir itu di atas kertas menjaga teleskop Hubble untuk berfungsi hingga tahun 2013, walaupun lima tahun kemudian Hubble masih bisa tetap menghasilkan gambar-gambar menakjubkan dari langit.

Hubble sendiri memiliki tiga kamera aktif lain yang terus melakukan observasi saat Wide Field Camera 3 masih offline. Tiga kamera tersebut adalah Advanced Camera for Surveys (ACS), Space Telescope Imaging Spectograph (STIS) dan Cosmic Origins Spectograph (COS).




Belum diketahui kapan kamera ini dapat diperbaiki, tapi juru bicara Space Telescope Science Institute (STSI) sebagai kontraktor yang mengoperasikan Hubble mengatakan bahwa pemerintah AS yang kini dalam periode shutdown atau tutup sementar tidak akan mempengaruhi proses perbaikan.

"Singkatnya, pemerintah yang sedang shutdown seharusnya tidak mempengarui respon kami terhadap anomali dengan WFC3," ujar juru bicara STSI, Christine Pulliam, dikutip detikINET dari Gizmodo, Jumat (11/1/2019).




"Orang-orang utama yang kita butuhkan di Flight and Science Operation akan tersedia untuk menyelesaikan masalah. Tim harimau sudah diaktifkan," sambungnya.

Ini merupakan masalah hardware kedua yang dialami teleskop Hubble dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, salah satu giroskop milik Hubble sempat rusak dan tidak dapat berfungsi selama bulan Oktober 2018. Tapi, NASA berhasil memperbaiki masalah tersebut dengan me-restart giroskop tersebut.


(vim/krs)