Sabtu, 29 Des 2018 20:46 WIB

China ke Titik Terjauh Bulan, AS Sambangi 'Tetangga' Pluto

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Dok NASA
Jakarta - Belum lama ini, badan antariksa China dilaporkan bakal sampai di titik terjauh Bulan pada awal 2019 nanti. 3 Januari disebut-sebut jadi tanggal pendaratan Chang'e 4, robot penjelajah milik Negeri Tirai Bambu di permukaan satelit alami Bumi tersebut.

'Tak mau kalah', karena mungkin mereka bukannya mau hebat-hebatan lantaran terbawa suasana perang dagang, Amerika Serikat berencana untuk menyambangi 'tetangga' Pluto'. Misi tersebut tentunya dilakukan oleh NASA, menggunakan pesawat antariksa New Horizons.

2014 MU69 adalah nama dari objek tersebut. Untuk mudahnya, ia memiliki nama panggilan Ultima Thule. Rencananya, NASA akan melewatinya di jam-jam awal Tahun Baru 2019.


Disebutkan bahwa New Horizons akan melintasi Ultima Thule pada jarak 3.500 kilometer. Jarak tersebut terbilang dekat, mengingat kendaraan luar angkasa tersebut berada sejauh 12.500 kilometer ketika melintasi Pluto untuk mengambil foto-fotonya pada 2015 lalu.

China ke Titik Terjauh Bulan, AS Sambangi 'Tetangga' PlutoFoto: Dok NASA

Sekadar informasi, walau bisa dibilang 'tetangga' Pluto, Ultima Thule tidak benar-benar dekat dengan planet kerdil tersebut. Jaraknya masih cukup jauh dengan Pluto, dan wujudnya bukan planet kerdil.

Ultima Thule sejatinya adalah objek Sabuk Kuiper yang jaraknya kurang lebih 1,6 miliar km dari Pluto. Mampirnya New Horizons ke sana pun disebut NASA sebagai perlintasan terjauh sepanjang masa terhadap objek di Tata Surya.

Untuk ukurannya, objek tersebut memiliki diameter di kisaran 18-20 km. Diperkirakan ada cincin atau satelit alami di sekitarnya, yang akan dipastikan oleh NASA begitu New Horizons melewatinya, sebagaimana tercantum dalam situs resminya. (asj/asj)