Nokia mencoba membuat terobosan dengan mendaftarkan paten untuk tato. Ya, bukan tato biasa, ini adalah tato magnetik yang memungkinkan tubuh berkomunikasi dengan ponsel.
Lembaga paten Amerika Serikat (AS) tempat Nokia mendaftarkan paten tersebut memaparkan, tato ini berbahan dasar bijih besi dan akan bergetar setiap kali ponsel menerima panggilan atau kehabisan baterai.
Uniknya, masih dalam penjelasan lembaga paten AS, pengguna nantinya bisa 'menggaruk' kulit tempat tato ditempelkan jika tidak ingin menerima panggilan telepon. Saat menggaruk ini, pengguna akan merasakan sensasi seperti kesemutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Fox News, Rabu (21/3/2012), pengguna smartphone bisa mengatur intensitas getaran secara spesifik untuk membedakan apakah getaran tersebut menandakan telepon masuk, pesan singkat, email, dan lain-lain.
Namun jika pengguna keberatan menanamkan tato di kulit, paten Nokia ini juga memungkinkan pilihan lain seperti spray magnetik yang disemprotkan ke kulit, stempel tato, atau gelang tangan.
(rns/ash)