Review Asus Zenbook Flip S UX371: Laptop dengan Paket Lengkap - Halaman 2

Review Asus Zenbook Flip S UX371: Laptop dengan Paket Lengkap

Ahmad Masaul Khoiri - detikInet
Rabu, 03 Mar 2021 08:45 WIB
Asus ZenBook Flip S, laptop premium dengan layar sentuh dan dilengkapi stylus. Dibanderol Seharga Rp 23 juta.
ZenBook Flip S. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Kritikan

Ada sejumlah kritikan atau masukan dari kami untuk Asus ZenBook Flip S UX371. Apa saja?

1. Bagian paling mengganggu adalah panas. Panas berlebih ini akan muncul meski laptop hanya digunakan untuk memutar video di YouTube dan browsing.

Bahkan kipas mungilnya akan semakin terdengar kencang meski hanya untuk mendownload lagu dari iTunes. Tentu, ini sangat berpengaruh pada daya tahan baterai

Beruntung, laptop ini bisa lebih cepat dingin karena bodi berlapis metal. Penggunaan terbaik adalah bentuk segitiga agar panas tak merembet bila dipangku saat tidur atau cepat dingin bila ditaruh di atas meja

Asus ZenBook Flip S, laptop premium dengan layar sentuh dan dilengkapi stylus. Dibanderol Seharga Rp 23 juta.Asus ZenBook Flip S. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

2. Speaker yang terletak di bawah membuat kita agak terganggu akibat getaran musik saat mengetik. Suara yang dihasilkan terpendam dan kurang keras meski sudah di-tunning oleh Harman/Kardon

3. Engsel layar terasa kurang kokoh. Karena, bagian bodi layar akan goyang di kala diterpa angin atau disenggol sedikit

4. Ketiadaan pemindai sidik jari dan hanya ada Windows Hello Face atau PIN akan menyusahkan bila Anda menggunakan masker. Anda juga harus di posisi yang pas agar terverifikasi karena view angle kameranya tak terlalu lebar

Asus ZenBook Flip S, laptop premium dengan layar sentuh dan dilengkapi stylus. Dibanderol Seharga Rp 23 juta.Asus ZenBook Flip S, laptop premium dengan layar sentuh dan dilengkapi stylus. Dibanderol Seharga Rp 23 juta. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

5. Layar sentuh atau mode tablet memang jadi nilai tambah sendiri. Layar sentuh cukup responsif untuk menavigasi halaman situs atau langsung menyentuh suatu link. Namun, tak semua gestur diakomodasi di layar ini

6. Port di sisi-sisi samping cukup lengkap. Ada dua lubang USB C gen 4, HDMI, USB A, dan tombol power. Ketiadaan audio jack ditambal dengan penyertaan dongle dalam paket kemasan

Ketiadaan lubang RJ45 juga membuat Anda harus membeli USB hub atau aksesoris tambahan. Namun, keberadaan Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5 membuat konektivitas laptop tipis ini dapat diandalkan

Asus ZenBook Flip S, laptop premium dengan layar sentuh dan dilengkapi stylus. Dibanderol Seharga Rp 23 juta.Asus ZenBook Flip S, laptop premium dengan layar sentuh dan dilengkapi stylus. Dibanderol Seharga Rp 23 juta. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

7. Begian agak mengecewakan adalah baterai. Karena daya Asus ZenBook Flip S UX371 bisa berkurang 50% hanya dalam sejam karena menjalankan aplikasi EaseUs

Dalam pemakaian normal, browsing, menyalakan musik, lampu backlit menyala satu tingkat, resolusi layar tertinggi, kecerahan layar 50% disertai aneka multitasking daya baterai yang habis sebesar 50% dalam 3 jam

Padahal, Asus mengklaim ZenBook Flip S UX371 mampu bertahan hingga 10 jam dalam pemakaian normal.


8. Mode tablet memang cukup enak dipangku selama 30 menit. Namun ada gerakan yang hanya bisa dilakukan dengan gesture layar sentuh dan tak bisa digunakan oleh touchpad, yakni swipe ke kiri atau kanan untuk membuka notifikasi dan Task View

Beberapa aplikasi masih terdapat bugs, salah satunya WhatsApp yang malah bergeser ke atas jika di swipe ke atas. Mode tablet membuat keyboard fisik dan touchpad-nya mati, jadi meminimalisir tersentuh secara tak sengaja

Setelah beberapa hari menggunakan mode tablet, hal terbaik yang bisa saya gunakan adalah untuk menonton film atau sekadar scrolling website dengan layar yang cukup responsif

Asus ZenBook Flip S, laptop premium dengan layar sentuh dan dilengkapi stylus. Dibanderol Seharga Rp 23 juta.Asus ZenBook Flip S, laptop premium dengan layar sentuh dan dilengkapi stylus. Dibanderol Seharga Rp 23 juta. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

10. Dalam menggambar, kami biasa menggunakan iPad Pro 2020. Kalau dari awal menggunakan Asus ZenBook Flip S UX371 sudah pasti merasa cukup

Semua fitur ada, zoom in-zoom out. Memang ada delayed kalau untuk menggambar di bagian brush saat memakai aplikasi Affinity Designer

Tapi gestur lain masih enak, apalagi saat digunakan untuk menggambar vektor. Kekurangannya adalah pensil yang terlalu licin,tapi secara keseluruhan enak untuk menggambar.

11. Akan menjadi nilai plus kalau kabel charger tidak menyatu dengan kepalanya. Jadi bisa digunakan untuk mengisi daya perangkat lain, tapi ini hanya untuk tipe C saja



Simak Video "Unboxing Mi 11, Smartphone Pertama dengan Snapdragon 888!"
[Gambas:Video 20detik]