Review Galaxy Note 20 Ultra, Produktivitasnya Tiada Tanding - Halaman 4

Review Galaxy Note 20 Ultra, Produktivitasnya Tiada Tanding

Adi Fida Rahman - detikInet
Sabtu, 12 Sep 2020 07:33 WIB
Galaxy Note 20 Ultra
Galaxy Note 20 Ultra. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Performa

Galaxy Note 20 Ultra di Indonesia punya dapur pacu Exynos 990 berpadu dengan RAM LPDDR 5. Kinerjanya cukup lancar meski membuka banyak aplikasi sekaligus.

Begitu pula saat digunakan bermain game, tidak menemukan lag. Tapi bagian belakangnya jadi lebih terasa panas meski dalam batas wajar.

Melengkapi pengujian, detikINET melakukan benchmark menggunakan sejumlah aplikasi. Berikut ini hasilnya:

Galaxy Note 20 UltraGalaxy Note 20 Ultra Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Soal baterai, kapasitas yang diberikan 4.500mAh. Mampu menyokong seharian kala menggunakan normal seharian. Ini selaras dengan hasil pengujian menggunakan PC Mark menunjukkan daya tahan baterai mencapai 12 jam 37 menit.

Galaxy Note 20 UltraGalaxy Note 20 Ultra Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Samsung mengatakan Galaxy Note 20 Ultra mendukung pengisian 45W namun chargernya dijual terpisah. Dalam paket penjualannya diberikan charger 25W, butuh 1 jam 10 menit untuk mengisi penuh ponsel ini.

Opini

Antara Galaxy Note 20 Ultra dah Note 10+ memang tidak begitu terlihat perubahaan signifikan. Tapi sejatinya banyak peningkatan yang dibawa ponsel ini.

Kemampuan S Pen jauh meningkat, bikin corat-coret jadi makin menyenangkan. Produktivitas pun terdongkrak berkat DeX dan Link to Windows.

Layar pun menyuguhkan warna yang memesona mata dan terasa lebih smooth dari pendahulunya. Hasil jepretannya pun tidak mengecewakan, begitu pula saat merekam video. Begitu puas akan kemampuan rekam 120fps di resolusi Full HD.

Kinerja ponsel ini pun lancar tanpa kendala. Meski performa baterai terbilang standar saja.

Galaxy Note 20 UltraGalaxy Note 20 Ultra Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Untuk kekurangan pastilah ada, salah satunya tepian layar lengkung yang begitu sensitif. Seringkali bagian telapak tangan menyentuh bagian tersebut mempengaruhi apa yang sedang dibuka.

Saat menjalankan aplikasi berat bagian belakangnya menjadi lebih panas, walaupun masih bisa ditolerir oleh telapak tangan. Namun ini tidak terjadi di Galaxy S20 Ultra.

Kendati ukurannya masih terbilang nyaman di tangan, andaikan ada versi lebih kecil dengan spesifikasi dan material yang sama akan lebih sempurna. Terlepas dari itu Galaxy Note 20 Ultra tetap menyuguhkan produktivitas tanpa tanding.

(afr/afr)