Huawei P40 Pro Plus, Jagoan yang Elegan - Halaman 2

Review Produk

Huawei P40 Pro Plus, Jagoan yang Elegan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 18 Jul 2020 19:04 WIB
Huawei P40 Pro Plus
Huawei P40 Pro Plus. Foto: istimewa

Software

Beralih ke software, operasional layar mengandalkan sistem operasi Android 10 yang dibalut user interface EMUI 10.1. Tampilannya elegan dan mudah dioperasikan Sayangnya, seperti yang mungkin sudah diketahui, Huawei P40 Pro Plus tidak dibekali aplikasi Google termasuk Play Store terkait sanksi Amerika Serikat.

Download aplikasi bisa dilakukan di App Gallery dari Huawei, yang makin banyak koleksi aplikasinya, termasuk asal Indonesia. Aplikasi berita cukup komplet, ada e-commerce semacam Tokopedia, Shopee dan lainnya. Game pun cukup banyak yang menarik, seperti Asphalt 9 atau Free Fire. TikTok dan Zoom juga ada. Sayang, beberapa aplikasi populer seperti Gojek atau Grab belum tersedia. Demikian pula game semacam PUBG atau Mobile Legend belum tampak.

Huawei P40 Pro PlusUser interface dan App Gallery di bagian kanan. Foto: istimewa

Memang bagi yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi Google semacam Maps, YouTube, atau Gmail, bakal kurang puas dengan App Gallery. Untuk saat ini sebagai solusinya, pengguna bisa menempuh beberapa cara sebagai solusi.

Aplikasi WhatsApp misalnya, dapat download langsung ke website. Bagaimana cara memakai aplikasi G-suite seperti Gmail, YouTube dan lainnya tanpa GMS? Bisa dengan mengakses di versi web browser, download dari situs web pihak ketiga APK via browser Huawei atau dengan fitur Phone Clone. Lebih jelasnya bisa dilihat di sini.

Operasional default Huawei P40 Pro Plus tidak memakai bar navigasi Back, Home, dan Recent. Pengguna menggunakan sistem gestur, di mana swipe dari bawah layar adalah untuk menuju Home. Bila swipe-nya ditahan, akan muncul Recent Apps untuk pindah aplikasi atau membersihkannya. Kemudian untuk back atau menutup aplikasi, swipe dari sisi kiri.

Bagi yang merasa kagok, pengguna tetap diberi pilihan bisa memakai bar navigasi dengan mengubah setting. Ada pilihan ketiga, yaitu menggunakan navigation dock berupa tombol virtual besar untuk mengoperasikan.

Hardware dan Baterai

Huawei P40 Pro Plus dapur pacunya dibenamkan dengan prosesor Kirin 990 5G dengan fabrikasi 7 nm buatan Huawei sendiri. Ya, handset ini sudah mendukung jaringan 5G namun tentu belum dapat dipakai di Indonesia karena belum diluncurkan.

Kirin 990 5G itu didukung dengan teknologi GPU Mali-G76 MP16 serta RAM sebesar 8 GB. Sedangkan kapasitas memori internal 512 GB dibekali teknologi UFS 3.0 untuk membuat proses di ruang penyimpanannya lebih ngebut.

Dengan kemampuan yang disebut bisa dibandingkan dengan Snapdragon 855 dari Qualcomm, tak heran jika performa Huawei P40 Pro Plus sangat lancar. Tidak ada lag, tidak ada perlambatan dalam membuka aplikasi walaupun dalam jumlah banyak, atau pendek kata pemakaian sehari-hari amat memuaskan.

Huawei P40 Pro PlusHuawei P40 Pro Plus Foto: fyk

Untuk memainkan game berat semacam Asphalt 9 ataupun Free Fire dalam setting tinggi juga tidak ada kendala. Gamer pun bakal nyaman lantaran juga ditunjang layar jernih dan lapang, walaupun di sisi lain memang pilihan game di App Gallery tidak sebanyak di Play Store.

Beralih ke baterai, Huawei P40 Pro Plus mengusung kapasitas cukup besar, 4.200 mAh. Charger bawaannya dayanya sudah 40 W dengan waktu pengisian super cepat. Pada saat mengisi ulang, akan muncul tanda Super Charging, menandakan waktu sampai baterai penuh takkan lama.

Benar saja, dalam sekitar 10 menit pertama, baterai sudah terisi kurang lebih seperempatnya. Sampai penuh, hanya perlu waktu sekitar sejam. Adapun daya tahannya cukup memuaskan, bisa bertahan lebih dari 12 jam.