Kamis, 25 Apr 2019 20:02 WIB

Review

Samsung Galaxy Tab S5e: Ringan, Tipis, Mantap buat Nonton

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Halaman 1 dari 2
Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET
Jakarta - Pada Februari lalu, Samsung memperkenalkan Galaxy Tab S5e secara global sebagai salah satu tablet anyarnya. Tak lama berselang, pada awal bulan ini, perangkat tersebut sudah mendarat di Indonesia.

Satu yang menarik dari Galaxy Tab S5e adalah, Samsung mengklaim bahwa ini merupakan tablet paling ringan dan juga tipis miliknya, khususnya di seri Tab S. Lalu, apa lagi kelebihannya selain kedua aspek tersebut?

detikINET pun berkesempatan untuk mencobanya beberapa waktu. Berikut ulasannya.




Desain

Menawan. Kata tersebut cocok untuk menggambarkan desain dari Galaxy Tab S5e. Hal ini salah satunya terlihat dari tebalnya yang cuma 5,5mm, ditambah bobotnya cuma 400 gram. Selain itu, bezelnya juga tipis, dan ketebalannya tampak sama di semua sisi.

Di bagian belakang, material aluminium jadi pilihan perusahaan asal Korea Selatan ini. Material itu sangat padu dengan warna emas yang dimilikinya.

Baik sidik jari maupun minyak dari tangan juga tidak mudah tertinggal. Walau sedikit terasa licin, namun tangan tetap nyaman menggenggamnya dalam waktu lama, baik menggunakan satu atau dua tangan, serta dalam posisi vertikal maupun horizontal.

Masih di bagian belakang, ada sebuah kamera yang lumayan menonjol, sehingga cukup rawan tergores ketika diletakkan dengan layar menghadap ke atas. Selebihnya, ada logo Samsung dan tulisan Sound by AKG yang menunjukkan siapa sosok di balik audio tablet tersebut.

Di bodi bagian samping, ada tombol power yang disematkan pemindai sidik jari, dengan ditemani tombol volume dan slot untuk kartu SIM dan microSD.

Di bagian bawah, ada USB Type-C yang diapit dua speaker. Patut diketahui, di atas juga ada dua buah speaker. Tidak ada jack audio di tablet ini, mengingat ukurannya yang memang tipis.

Samsung Galaxy Tab S5e: Ringan, Tipis, Mantap buat NontonFoto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET


Audio dan Visual

Untuk kualitas audio, suara yang dihasilkan Galaxy S5e sudah sangat baik. Hal ini tak terlepas dari empat speaker yang dimilikinya.

Belum lagi ada fitur Dolby Atmos yang membuat efek surround sound. Ada empat mode yang dimilikinya, yaitu Auto, Movie, Music, dan Voice. Keempatnya menawarkan komposisi suara yang berbeda sehingga memberikan pengalaman mengesankan saat menonton video atau mendengarkan lagu.

Kalau masih kurang, ada UHQ Upscaler yang fokus dalam meningkatkan kualitas suara pada musik dan video. Selain itu, ada juga Equaliser dan Adapt Sound bagi yang ingin melakukan kustomisasi terhadap suara yang dihasilkan tablet ini.

Ketika Galaxy Tab S5e dipasangkan dengan wireless earbuds, suaranya juga tak kalah nendang. Range volume yang diberikannya sangat baik sehingga tidak perlu melewati batas aman volume saat menggunakan earphone. Koneksinya pun juga cepat lantaran ia menggunakan Bluetooth 5.0.

Lanjut ke visual, perangkat ini memiliki layar Super AMOLED berukuran 10,5 inch, dengan resolusi WQXGA (2560x1600 piksel), screen to body ratio 81,8%, aspek rasio 16:10, dan kerapatan 287 ppi. Bisa dibilang, ini sudah lebih dari cukup untuk menghadirkan pengalaman nonton yang baik.

Terlebih, ia sudah bisa menghadirkan video YouTube dengan kualitas hingga 1440p60. Kualitas HD di Netflix pun juga bisa dinikmati, sehingga konten dengan efek visual pemenang penghargaan Oscar seperti "Blade Runner 2049" hingga serial yang sedang popular saat ini, "Love, Deaths, & Robots" semakin mantap untuk ditonton.




Sejumlah mode ditawarkan tablet ini, seperti AMOLED cinema, AMOLED photo, basic, dan yang paling juara adalah Adaptive Display. Sebagai tambahan, ada juga Adaptive Brightness yang memungkinkannya untuk menyesuaikan kecerahan layar tergantung kondisi cahaya di tempat penggunanya berada.

Kalau mau menggunakannya di kondisi gelap, blue light filter yang dimiliki tablet ini cukup membantu. Ditambah, ada night mode yang membuat mata lebih nyaman. Meski demikian, memang tidak disarankan untuk menggunakan perangkat yang dapat memancarkan sinar biru seperti tablet dan ponsel di ruangan minim cahaya.

Performa dan Baterai

Galaxy Tab S5e menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 670 yang ditunjang RAM 4GB dan ROM 64GB, dengan opsi memori eksternal hingga 512GB. Bisa dibilang, spesifikasi tersebut sudah cukup untuk mengakomodasi segala kebutuhan dalam menggunakan tablet ini

Ketika coba menggunakan aplikasi yang mendukung produktivitas seperti Microsoft Office, Canva, hingga Adobe Lightroom, tablet ini dapat menjalankannya dengan baik. Mengetik pun bukan jadi soal untuk dilakukan pada perangkat ini, baik dalam kondisi vertikal maupun horizontal.

Saat dicoba menjalankan dua aplikasi sekaligus menggunakan mode split screen atau pop-up screen pun perangkat ini masih dapat mengakomodasinya dengan baik. Transisi yang terjadi ketika berganti aplikasi juga mulus.

Hal yang sama juga terjadi ketika dicoba untuk bermain game. Galaxy Tab S5e sendiri menggunakan GPU Adreno 615. Satu yang patut diacungi jempol adalah ketika memainkan Dead Trigger 2. Gambar yang dihasilkan sangat baik. Hal serupa juga terjadi ketika bermain Darkness Rises yang memang punya visual bagus.

Selain itu, karena tipis dan ringan, ukuran tablet ini yang terbilang besar tidak mengurangi pengalaman bermain game-game yang membutuhkan respons cepat seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends. Lebih lanjut, tangan juga tidak dibuat pegal ketika bermain lama.

Biasanya, tablet ini akan mulai panas 30 menit atau lebih setelah mulai dimainkan. Meski begitu, rasa panas yang dihasilkan tidak berlebihan sehingga tak mengganggu ketika bermain.




Oh iya, Galaxy Tab S5e juga menyediakan Game Tools yang memungkinkan penggunanya memblokir notifikasi hingga sejumlah fitur seperti Bixby. Selain itu, screenshot dan rekaman gameplay (hingga 1080p) juga dapat diambil dengan mudah melalui panel Game Tools yang dapat muncul ketika melakukan swipe dari bawah layar.

Bicara baterai, Android 9 Pie yang ditunjang One UI sudah tersedia, membuat tablet ini dapat terisi dayanya dengan cepat, terlebih sudah menggunakan USB Type-C dan hadirnya fitur fast charging pada 18W. Hanya butuh sekitar 2 jam, dengan kecenderungan lewat dari waktu itu, untuk mengisi baterai tablet yang kapasitasnya 7.040mAh ini hingga penuh.

Satu catatan, kondisi awal baterai saat hendak dicas berada di level 2-5%. Ketika penuh, ketahanan baterai bisa sampai dua hari. Sedangkan ketika digunakan secara intensif, ia masih bisa bertahan seharian.

Terlebih, fitur-fitur seperti Adaptive Battery dan battery optimisation yang dapat menyesuaikan penggunaan baterai pada aplikasi-aplikasi di dalam tablet membuat perangkat ini semakin tahan lama baterainya.

Soal keamanan, tablet ini dilengkapi dengan fingerprint scanner dan pemindai wajah. Responsnya bisa dibilang bukan yang paling cepat, dan butuh sedikit penyesuaian untuk membiasakan diri dengan pemindai sidik jari di tombol power pada tablet ini.

Halaman berikutnya: Performa Kamera, Hasil Kamera, dan Kesimpulan


(mon/krs)