Kamis, 07 Jun 2018 09:54 WIB

Review

Honor 7A, Smartphone Murah yang Mengancam di Kelasnya

- detikInet
Honor 7A. Foto: Muhammad Ridho Honor 7A. Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Apa dambaan banyak calon pembeli smartphone? Tentu harga murah dengan fitur melimpah. Maka tak sedikit vendor ponsel belakangan ini menawarkan kombinasi memikat tersebut. Salah satunya Honor yang baru saja meluncurkan smartphone Honor 7A.

Honor 7A ini dijual Rp 1,9 juta. Lumayan murah dan ternyata dibekali spesifikasi serta fitur yang berpotensi menebar ancaman di rentang harga tersebut. Kenapa demikian? Simak dalam review berikut ini.

Desain

Honor 7A mungkin smartphone lumayan terjangkau, tapi desainnya bisa dikatakan baik dan terasa solid, seperti halnya seri Honor yang lain. Memang bahan pembuatannya dari plastik, tapi tidak terasa murahan. Adapun bagian pinggirnya melengkung sehingga memudahkan genggaman.

Honor 7A, Smartphone Murah Ancaman di KelasnyaHonor 7A. Foto: Muhammad Ridho


Ya, meski luas layarnya 5,7 inch yang tidak bisa dibilang kecil, Honor 7A nyaman dalam genggaman cukup satu tangan. Selain desainnya, hal itu juga terbantu karena layarnya memanjang dengan aspek rasio kekinian 18:9.

Di casing belakang Honor 7A, bakal dijumpai kamera ganda yang berderet dengan lampu flash. Lalu di bagian tengah atas, disediakan pemindai sidik jari.

Honor 7A, Smartphone Murah Ancaman di KelasnyaBagian belakang Honor 7A. Foto: Muhammad Ridho


Beranjak ke casing bagian samping kanan, pengguna akan menjumpai tombol volume serta power. Kemudian di sisi kiri, ada tempat SIM card serta microSD. Lalu di bagian bawah, ada dua speaker di kanan kiri mengapit slot microUSD untuk mengisi data ataupun memindah data.

Layar

Honor 7A dibekali layar cukup luas, bentangnya 5,7 inch IPS LCD dengan resolusi HD+ 1.440 x 720 pixel. Seperti sudah disebutkan, handset ini mengusung desain modern dengan aspek rasio 18:9 yang belakangan kian ngetren.

Layar Honor 7A cukup jernih dan nyaman dilihat dan juga terdapat pengaturan beberapa mode layar. Warna-warna memang cenderung ditampilkan dengan kalem, kontrasnya agak kurang. Dilihat di bawah sinar matahari masih lumayan, terutama jika brightness ditingkatkan.

Honor 7A sudah memakai sistem operasi Android Oreo yang dibalut dengan user interface EMUI 8.0. Interface ini lumayan fungsional dan mudah dikustomisasi sesuai keinginan pengguna.

Honor 7A, Smartphone Murah Ancaman di KelasnyaHonor 7A. Foto: Muhammad Ridho


Sekadar catatan, cukup banyak aplikasi bawaan dibenamkan di Honor 7A, sebagian bisa diuninstall jika pengguna tak menginginkannya.

Salah satu yang diunggulkan di ponsel ini adalah face unlock alias kemampuan membuka ponsel dengan wajah penggunanya. Dapat disetting dengan mudah, fitur ini ternyata berjalan lancar dan cepat, khususnya di kondisi lingkungan yang terang.

Di situasi agak minim cahaya, fitur face unlock Honor 7A juga masih dapat diandalkan meski mungkin tidak sekonsisten di situasi cukup cahaya.

Performa

Honor 7A dibekali prosesor Snapdragon 430 1,4 GHz octa core di dapur pacunya. Dipadukan dengan RAM 3 GB dan Adreno 505 GPU.

Pemilihan prosesor tersebut cukup menarik karena biasanya, Honor menggunakan chipset Kirin buatan Huawei, termasuk di dua smartphone yang belum lama ini meluncur, yakni Honor 9 Lite dan Honor 7X.

Tapi tentu tidak jadi masalah jika performanya cukup bisa diandalkan. Dan ternyata dengan proseor yang sering dipakai handet entry level itu, operasional ponsel berjalan lancar tanpa kendala berarti. Karena memang sekarang ini, smartphone murah pun sudah dapat menghadirkan pengalaman pemakaian yang nyaman.

Honor 7A, Smartphone Murah Ancaman di KelasnyaFoto: Muhamad Imron Rosyadi/inet


Saat digunakan untuk memainkan game yang saat ini tengah digemari seperti Mobile Legends: Bang Bang atay PUBG Mobile, Honor 7A dapat melakukannya dengan baik, khususnya di setting grafis rendah. Layar memanjang rasio 18:9 menyediakan sudut pandang luas dan warna yang ditampilkan pun memadai untuk menunjang kegiatan ngegame.

Tapi memang kadang muncul suhu panas saat terlalu lama main game. Sehingga penggunaan casing rasanya dapat membantu.

Selain itu saat melakukan multitasting dengan banyak aplikasi dibuka, Honor 7A menunjukkan kesan lambat. Tapi masih dalam kategori wajar mengingat handset ini bukan dalam kategori flagship yang dapat melakukan semua operasi dengan kemampuan sangat mumpuni.

Honor 7A memiliki memori internal 32 GB yang dapat diekspansi melalui slot microSD sampai 256 GB. Adapun baterainya 3.000 mAh yang sayangnya tak didukung pengisian ulang cepat dan masih memakai pengisi daya microUSB, bukan USB Type C.

Namun demikian, kekurangan fitur tersebut masih dapat dimaklumi mengingat harganya. Sedangkan saat diisi sampai penuh, Honor 7A dapat bertahan sampai sehari penuh dalam pemakaian normal.

Selain fitur face unlock, Honor 7A memiliki pula pemindai sidik jari yang berada di bagian belakang tengah. Fitur ini pun mampu berfungsi sebagaimana mestinya dan cepat untuk membuka ponsel.

Kamera

Saat ini, tren kamera smartphone mengarah pada kamera ganda. Nah, Honor 7A sudah menyematkannya yang rasanya masih susah didapatkan di rentang harganya.

Kamera belakang Honor 7A yang berjumlah dua buah memiliki resolusi masing-masing 13 MP dan 2 MP serta ada lampu flash yang diletakkan dalam posisi berderet.
Honor 7A, Smartphone Murah Ancaman di KelasnyaFoto: Muhammad Ridho



Dalam situasi cahaya memadai, kamera Honor 7A menghasilkan jepretan yang oke jika pengguna membutuhkannya untuk berbagi di media sosial atau merekam momen sehari-hari. Sedangkan di kondisi cahaya rendah, bisa diprediksi kalau kualitasnya menurun.

Kamera ganda itu memiliki fungsi yang disebut wide aperture di mana pengguna dapat menjepret dengan efek bokeh. Hasilnya pun tidak mengecewakan. Honor 7A juga memiliki fitur Phase Detection Auto Focus (PDAF) yang mampu meringkus fokus dengan cepat.

Honor 7A memiliki kamera depan 8MP dengan cahaya flash yang bisa dikustomisasi, apakah tidak perlu digunakan, auto atau soft flash. Sehingga memungkinkan selfie dapat diambil dengan bagus dalam kondisi kurang cahaya. Sudah dilengkapi pula dengan fitur beautify yang dapat diatur untuk memperhalus wajah pengguna. Berikut ini beberapa contoh foto Honor 7A dalam beberapa situasi.

Honor 7A, Smartphone Murah Ancaman di KelasnyaFoto: fyk
Honor 7A, Smartphone Murah Ancaman di KelasnyaFoto: fyk

Honor 7A, Smartphone Murah Ancaman di KelasnyaFoto: fyk

Honor 7A, Smartphone Murah Ancaman di KelasnyaFoto: fyk


Kesimpulan

Honor 7A, Smartphone Murah Ancaman di KelasnyaIsi kemasan Honor 7A. Foto: Muhammad Ridho


Banyak pilihan ponsel murah saat ini yang membanjiri pasar. Kehadiran Honor 7A memberikan pilihan yang baik mengingat di kelas harganya, agaknya susah didapatkan smartphone dengan fitur selengkap di ponsel ini.

Sebut saja pemindai wajah atau face unlock, kamera ganda, pemindai sidik jari, sistem operasi Android Oreo sampai desain yang kekinian dan terkesan solid. Spesifikasinya pun sudah layak dan dapat dioperasikan tanpa kendala berarti.

Memang ada beberapa kekurangan seperti bodinya dari plastik atau kamera yang kadang kesulitan di kondisi cahaya kurang. Tapi rasanya hal itu dapat dimaklumi mengingat harganya yang cuma Rp 1,9 juta. Smartphone ini pun bisa dikatakan menjadi ancaman di kelasnya. Oh ya, Honor 7A mulai dijual hari ini dalam flash sale di Shopee. (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Facebook Bocorkan Laporan Developer Aplikasi

    Facebook Bocorkan Laporan Developer Aplikasi

    Minggu, 24 Jun 2018 15:10 WIB
    Facebook masih dalam sorotan publik terkait skandal kebocoran data Cambridge Analytica. Karenanya, hal lain yang berhubungan dengan data menjadi perhatian.