Selasa, 27 Feb 2018 20:30 WIB

Hands On

Galaxy S9, Menggoda Sejak Genggaman Pertama

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
FOKUS BERITA Kelahiran Galaxy S9
Barcelona - Galaxy S9 resmi dirilis Samsung jelang dimulainya perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2018. Mengusung sejumlah peningkatan, seperti apa kesan pertama menjajal smartphone penerus Galaxy S8 ini?

detikINET berkesempatan menggenggam ponsel ini usai diumumkan di Barcelona. Varian yang dijajal berwarna hitam, terlihat elegan saat dipandang.

Secara tampilan, Galaxy S9 terlihat mirip dengan pendahulunya, Galaxy S8. Samsung memang masih mempertahankan desain layar Inifinity Display, bodi kaca di bagian belakang berpadu rangka metal di pinggirannya.

Hanya saja bila dicermati bingkai bagian atas dan bawah ponsel ini makin tipis. Itu membuat Galaxy S9 jadi lebih pendek dari generasi sebelumnya. Kendati begitu secara bobot terasa lebih berat dibanding Galaxy S8.

Galaxy S9, Menggoda Sejak Genggaman PertamaFoto: Rachmatunnisa/detikINET


Ukuran layar Galaxy S9 masih berukuran 5,8 inch dengan resolusi 1440 x 2960 pixel dan dilapisi Corning Gorilla Glass 5. Samsung masih mengusung teknologi Super AMOLED, sehingga warna yang tersaji cukup tajam dan kaya.

Ponsel ini hadir dengan dua varian prosesor. Ponsel yang kami coba kebetulan ditenagai Exynos 9810, sama seperti yang akan dijual di Indonesia. Kapasitas RAM 4 GB dengan memori internal 64 GB.

Perpaduan tersebut membuat pengoperasiannya terasa mulus. Wajar, mengingat ini adalah ponsel flagship dengan prosesor yang di atas kertas sangat powerful.

Dari sisi kamera, sesuai dengan tagline Samsung kali ini, yakni 'Reimagined' kamera, Samsung membenamkan update signifikan.
Masih mengusung kamera 12 megapixel di bagian belakang, namun kali ini Samsung membenamkan dual sensor (pada Galaxy S9+ dibenamkan dual kamera masing-masing 12 megapixel).

Selain itu, Samsung turut memperbesar bukaan diafragmanya menjadi f/1.5. Sebelumnya di Galaxy S8, diafragmanya sebesar f/1.7.

Dengan bukaan diafragma lebih besar, cahaya yang masuk ke dalam sensor menjadi lebih banyak. Ini membantu Galaxy S9 digunakan maksimal dalam kondisi minim cahaya. Samsung menyebutnya Super Low Light.

Galaxy S9, Menggoda Sejak Genggaman PertamaFoto: Adi Fida Rahman/detikINET


Menariknya diagfragma ini masih bisa diubah. Jadi kita dapat memilih antara bukaan f/1,5 atau f/2,4. Bukaan f/2,4 cukup berguna untuk memotret di tempat yang terlalu terang. Gambar jadi lebih detail saat dipotret.

Vendor asal Korea Selatan ini turut menyertakan kemampuan video slow-motion hingga 960 fps di resolusi 720 pixel. Dengan kemampuan ini, setia gerakan objek yang terekam bisa ditampilkan secara perlahan dan indah, tentunya dengan detail yang tajam. Tidak sampai di situ saja, video slow-motion yang dibuat dapat diedit untuk dibuat video loop dengan pilihan reverse, forward dan swing.

Untuk kamera depannnya, Samsung masih menggunakan sensor 8 megapixel dengan autofocus. Kualitas kamera ini masih sangat diandalkan untuk aktivtas selfie.

Galaxy S9, Menggoda Sejak Genggaman PertamaFoto: Rachmatunnisa/detikINET


Fitur lainnya yang tak kalah menarik adalah AR Emoji. Berbekal teknologi Augmented Reality (AR) dan Intelligent Scan pada kamera depannya, kita bisa menampilkan wajah kita dalam wujud animasi. Asyiknya, kita juga bisa berkreasi membuat avatar wajah kita sendiri dengan mengubah-ubah tone kulit, gaya rambut dan pakaian sesuai keinginan kita, lalu mengirimkannya ke WhatsApp atau instant messaging lainnya dalam bentuk GIF.

Karena baru kesan pertama, tentu saja perlu pengujian lebih lengkap. Fungsi lain seperti ketahanan baterai, kualitas jepretan kamera, performa,serta kecanggihan Bixby yang diupgrade, akan dibahas detikINET lebih lanjut.

Jangan lupa ikuti terus laporan detikINET seputar Samsung Galaxy S9 dan S9+ langsung dari Barcelona dan Paris dalam fokus Kelahiran Galaxy S9. (rns/afr)
FOKUS BERITA Kelahiran Galaxy S9

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed