Senin, 07 Nov 2016 10:37 WIB

Review Produk

Xiaomi Mi Mix, Si Tanpa Bingkai yang Penuh Tenaga

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Peluncuran Xiaomi Mi Mix menjadi sebuah kejutan yang tak terduga. Bagaimana tidak, ketika semua mata dan fokus tertuju pada Mi Note 2, tiba-tiba CEO Xiaomi Lei Jun memperlihatkan smartphone konsep pertamanya di hadapan semua pengunjung yang memadati area gymnasium di Peking University, Beijing, China.

Tak sekadar memperlihatkan, di akhir presentasi Lei Jun secara gamblang memberi tahu harga Mi Mix. Oleh Xiaomi, Mi Mix dijual 3.499 yuan atau Rp 6,7 juta untuk yang varian RAM 4 GB dengan memori internal 128 GB dan 3.999 yuan atau Rp 7,6 juta untuk varian RAM 6 GB dan memori internal 256 GB.

Diperkenalkan sebagai konsep, Mi Mix menarik perhatian semua pasang mata yang hadir, tak ketinggalan detikINET yang turut hadir di event tersebut. Dengan bentang layar 6,4 inch, Mi Mix memiliki rasio layar ke bodi sebesar 91,3%.

Rasio layar 91,3% tadi menjadikan Mi Mix sebagai smartphone tanpa bezel atau bingkai. Lalu seperti apa impresi detikINET ketika menjajal ponsel ini selama beberapa hari? Simak pengalamannya berikut!


Desain

Dalam menggarap Mi Mix, Xiaomi menyerahkan urusan desain pada desainer ternama Phillipe Starck. Sebagai informasi, desainer asal Perancis ini sebelumnya telah banyak menelurkan berbagai macam karya, seperti salah satunya adalah kapal pesiar milik pendiri Apple, Steve Jobs.

Karenanya, kami tak memungkiri bahwa desain Mi Mix terlihat elegan. Perasaan elegan ini terlihat dari penggunaan bodi berbahan material keramik sebagai kerangkanya.

Desain Mi Mix dirancang oleh designer kondang Phillipe Starck.Foto: Muhammad Alif Goenawan
Desain Mi Mix dirancang oleh designer kondang Phillipe Starck.

"Keramik adalah material sangat lawas yang datang dari peradaban terdalam umat manusia. Dan juga sangat modern," tutur Starck ketika berada di atas panggung peluncuran Mi Mix kala itu.

Selain menyuguhkan kesan mewah dan elegan, penggunaan material ini jadi pertimbangan penting bagi Xiaomi untuk aspek ketahanan. Sebab menurut Vice President of International Xiaomi Hugo Barra, keramik merupakan salah satu material terkuat yang ada di bumi, selain berlian.

"Kalau untuk goresan tipis (rambut), Anda tak perlu khawatir bodi Mi Mix akan tergores. Sebab, di samping berlian, keramik juga merupakan salah satu bahan material kuat yang ada di bumi," ujar Barra sembari tersenyum.

Foto: Muhammad Ridho

Meski disebut kuat, penggunaan bahan material keramik punya satu kelemahan tersendiri. Kelemahan ini tentu tak lain adalah perasaan licin ketika menggenggam. Ya, bila tidak hati-hati, Mi Mix akan mudah terjatuh dari genggaman Anda. Dan apabila sudah terjatuh, bukan jaminan layar tidak akan retak.

Untuk mengakomodir permasalahan itu, Xiaomi pun memberikan casing kulit yang tersedia di dalam paket pembelian Mi Mix. Walau mengurangi keindahan dari desain Mi Mix, casing kulit bawaan ini paling tidak bisa menjadi opsi bagi pengguna yang ingin berhati-hati dalam menjaga ponselnya agar tetap baik.

Selain licin, penggunaan bahan material keramik ini memiliki kelemahan lain, yakni mudah meninggalkan bekas sidik jari. Kelemahan ini mirip dengan yang ditemui di smartphone yang menggunakan bahan material kaca sebagai lapisan belakang.

Dengan bentang layar 6,4 inch, Mi Mix bisa dikategorikan sebagai phablet (phone-tablet). Jangan heran bila bodi Mi Mix akan terlihat bongsor. Menggenggamnya pun akan membuat telapak tangan pegal. Belum lagi bobotnya yang mencapai 209 gram.

Untungnya, setiap sudut-sudut Mi Mix dibuat melengkung dan tidak tajam. Jadi, walau pegal, sudut-sudut Mi Mix toh tidak terlalu membuat kebas tangan.


Layar Luas Bikin Puas

Rasio layar yang memenuhi hampir seluruh permukaan depan smartphone sejatinya bukan menjadi hal yang baru. Konsep ini sebelumnya sudah pernah dipakai oleh vendor Sharp pada smartphone Aquos Crystal yang rilis tahun 2014 lalu.

Hanya saja, yang menjadi perbedaan adalah ukuran rasio dari layar ke bodi. Sharp Aquos Crystal punya ukuran layar 5 inch, lebih kecil ketimbang Mi Mix. Dan ukuran rasio layar ke bodinya juga lebih kecil dari Mi Mix, yakni 78,5%.

Rasio layar ke bodi yang luas membuat ponsel terlihat tanpa bingkai.Foto: Muhammad Alif Goenawan
Rasio layar ke bodi yang luas membuat ponsel terlihat tanpa bingkai.


Jadi, bila dibandingkan dengan Aquos Crystal, kesan layar luas yang ada di Mi Mix tentu jauh lebih terasa, tentu terlepas dari ukuran bentang layarnya yang juga besar.

Layar 6,4 inch Mi Mix dibuat menggunakan teknologi IPS dengan resolusi layar 1080 x 2040 pixels yang menghasilkan ketajaman pixel mencapai 362 ppi. Soal warna dan tingkat kecerahan, Mi Mix kami akui mampu menyajikan tampilan gambar yang memukau. Warna-warna cerah bisa diakomodir dengan baik.

Karena rasio layar ke bodi cukup besar, maka aspect ratio ponsel ini berbeda dengan ponsel pada umumnya, yakni 17:9. Menariknya, meski aspek rasio Mi Mix tidak umum, tapi ponsel ini mampu mengakomodir kebutuhan bermain game dan menonton film dengan baik.

Seperti misalnya, ketika aspek rasio tidak sama dengan game, biasanya ukuran layar akan terpotong. Tapi ini tidak terjadi pada Mi Mix. Tampilan game dibuat penuh sehingga bermain game pun akan terasa puas.

Karena sebagian besar sisi depan diisi oleh layar, maka tombol navigasi diletakkan di dalam layar (on-screen). Menariknya, Anda bisa memunculkan tombol-tombol itu berjejer atau menghilangkannya dan meletakkannya dalam satu tempat di Quick Ball.

Menghadirkan layar penuh hingga bagian atas diakui Xiaomi menjadi tantangan tersendiri. Salah satunya adalah menghilangkan earpiece receiver tradisional. Sebagai gantinya, Xiaomi menempatkan earpiece baru yang menggunakan teknologi earpiece electric ceramic.

Foto: Muhammad Alif Goenawan

Earpiece jenis ini akan mengkonversi sinyal elektrik menjadi sinyal mekanikal dan menghantarkannya melalui seluruh bodi keramik. Dari pengalaman detikINET ketika berbicara melalui sambungan telepon, suara yang dihasilkan dari earpiece ini tidaklah bulat. Karena dihasilkan dari seluruh bodi ponsel, suara terdengar cempreng.

Selain menghilangkan earpiece tradisional, Xiaomi juga mengganti sensor proximity dengan yang baru, yaitu ultrasonic proximity sensor. Sensor yang sekarang ditanam di bawah layar ini akan bekerja dengan cara mematikan layar ketika sedang menerima panggilan. Secara kinerja, sensor ultrasonic proximity ini sangat responsif.


Performa Kelas Atas

Bicara smartphone maka tak lengkap rasanya bila tidak membicarakan performa yang dihasilkan oleh jeroannya. Di atas kertas, Mi Mix menggunakan chipset yang sama dengan Mi Note 2, yakni Qualcomm Snapdragon 821. Chipset terbaik Qualcomm dengan core berjumlah empat ini diperkuat memiliki kecepatan komputasi maksimal 2,34 GHz.

Hasil benchmark menggunakan AnTuTu.Foto: screenshot detikINET
Hasil benchmark menggunakan AnTuTu.

Sementara ukuran RAM, Xiaomi memberikan dua opsi RAM, 4 GB dan 6 GB. Unit review yang kami punya memiliki RAM 4 GB dengan memori internal 128 GB. Untuk standar smartphone saat ini, besaran RAM yang dipakai di Mi Mix sudah terbilang besar.

Secara performa, selama memegang Mi Mix kami tidak pernah merasakan adanya lag. Transisi layar dan antar aplikasi mampu dijalani dengan halus. Begitu pula dengan bermain game, meski aplikasi yang masih berjalan tidak kami tutup dan menumpuk di current app.

Ketika menggunakan aplikasi benchmark Geekbench 4, kami mengujinya dengan dua metode, yakni CPU dan uji kartu grafis GPU. Dengan metode pengujian CPU diperoleh skor 1.809 untuk single-core dan 4.175 untuk multi-core. Baik skor single-core maupun multiple-core Mi Mix berada di atas Samsung Galaxy S7 dan OnePlus 3.

Sedangkan untuk pengujian kartu grafis GPU, skor yang ditoreh 7.435. Sama seperti skor CPU, skor kali ini juga berada di atas Galaxy S7 dan juga Motorola Nexus 6P.

Tak hanya menguji dengan Geekbench 4, kami juga menguji dengan menggunakan AnTuTu Benchmark v6.2.1. Di sini skor yang diperoleh mencapai 136.425. Skor ini juga mengalahkan Galaxy S7 dan iPhone 6s.

Hasil benchmark menggunakan Geekbench 4.Foto: screenshot detikINET
Hasil benchmark menggunakan Geekbench 4.

Untuk mengakomodir kebutuhan daya, Xiaomi menjejali Mi Mix dengan baterai berkapasitas 4.400 mAh. Dari pengalaman detikINET selama menggunakan Mi Mix, phablet ini mampu bertahan sekitar satu hari penuh. Bahkan pernah sampai ke esokan harinya.

Penggunaan Mi Mix tak hanya menjadi ponsel utama, dalam artian chating, menerima email, dan bermain game, tapi juga sebagai portable hotspot. Namun, yang kami temui adalah daya tahan yang luar biasa, cukup untuk menemani aktivitas pengguna yang padat.


Dual Apps dan Dual Persona

Dual personalisasi Mi Mix.Foto: screenshot detikINET
Dual personalisasi Mi Mix.

Kalau cuma performa tinggi, mungkin ponsel lain juga bisa menawarkan hal yang serupa. Maka dari itu, sejumlah vendor berusaha untuk menghadirkan gimmick berupa fitur-fitur menarik yang bisa ditemui di ponsel jagoannya. Begitupun dengan Mi Mix.

Selain Quick Ball yang memang menjadi khas MIUI 8, Mi Mix punya fitur yang menarik, yakni Dual Apps. Bak seorang Kanjeng Dimas, fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengkloning atau menggandakan aplikasi yang diinginkan. Caranya cukup masuk ke menu Dual Apps di menu setting lalu pilih aplikasi yang ingin digandakan.

Secara sistem, Xiaomi akan memberikan rekomenadasi aplikasi yang bisa digandakan. Sebagai contoh WhatsApp, dengan Dual Apps, Anda bisa memiliki dua aplikasi WhatsApp dalam satu ponsel. Dua aplikasi juga berarti dua akun WhatsApp. Begitupula dengan aplikasi lainnya.

Selain aplikasi, yang bisa digandakan adalah personalisasi dari ponsel. Bak PC, Anda bisa memiliki dua akun berbeda dengan menu dan aplikasi yang juga berbeda. Sebagai contoh, antara personalisasi satu dengan yang kedua bisa diisi oleh akun Anda atau salah seorang anggota keluarga.

Meski akun kedua dimulai dengan tampilan kosong melompong (hanya ada aplikasi bawaan), Anda bisa mengimpor aplikasi yang sudah terinstall di personalisasi pertama tanpa harus menginstallnya lagi.


Hasil Jepretan yang Kurang Maksimal

Foto: Muhammad Alif Goenawan

Dari sisi performa, desain, dan fitur kami akui Mi Mix patut diacungi jempol. Tapi ketika berbicara hasil jepretan, kamera Mi Mix tidak bisa terlalu diandalkan. Kamera utamanya memiliki lensa 16 MP, sedangkan kamera depannya hanya 5 MP.

Ketika dicoba dalam kondisi terang atau siang hari, mungkin tidak terlalu tampak buruk. Hasil akan terlihat mengecewakan manakala memotret dalam kondisi malam hari. Bila memotret dalam suasana temaram, hasil foto akan terlihat gelap. Selain gelap masih ada sedikit noise yang dihasilkan.

Jangan mencari kamera depan di bagian atas, karena Xiaomi menempatkan kamera depan di bagian bawah. Ya, hal ini karena sisi atas semuanya ditutupi oleh layar. Untuk bisa berfoto selfie, Anda harus memutar ponsel sehingga kamera depan berada di posisi atas, seperti smartphone pada umumnya.

Selain bisa berfoto selfie dengan menggunakan kamera depan, Anda pun juga bisa berfoto selfie dengan menggunakan kamera belakang. Bodi belakang yang dilapisi bahan keramik memungkinkan Anda untuk bercermin sehingga tampak sepeti selfie menggunakan kamera depan. Hanya saja, Anda tentu harus berada di tempat yang terang untuk bisa bercermin dengan menggunakan bodi belakang.

Hasil jepretan kamera depan diperkuat dengan fitur Beautify. Tak heran, wajah Anda akan terlihat putih dan mulus bak artis Korea Selatan. Meski begitu, masih ada satu kekurangan yaitu noise. Berikut hasil-hasil jepretan Mi Mix.

Foto: Muhammad Alif Goenawan

Foto: Muhammad Alif Goenawan

Foto: Muhammad Alif Goenawan

Foto: Muhammad Alif Goenawan

Foto: Muhammad Alif Goenawan


Opini detikINET

Secara keseluruhan Mi Mix menyajikan sebuah penyegaran di industri smartphone. Walaupun, tidak bisa dikatakan Mi Mix menjadi ponsel bezel-less pertama. Namun, dengan desain yang kece Mi Mix rasa-rasanya bisa menjadi pilihan bagi Anda yang menginginkan phablet dengan desain premium.

Foto: Muhammad Alif Goenawan

Tak hanya desain yang kece, performa Mi Mix juga patut dibanggakan. Kombinasi antara Snapdragon 821 dengan RAM 4 GB menghasilkan performa yang luar biasa. Penggunaan Mi Mix terasa smooth, baik ketika bermain game atau multitasking.

Hanya saja, yang menjadi satu pengecualian adalah kemampuan kamera yang kurang memuaskan. Hasil jepretan memang tidak buruk-buruk sekali. Anda masih bisa mengandalkan kamera Mi Mix untuk kebutuhan sosial media.

Hasil foto akan terlihat cukup bagus bila berada di lokasi pencayahaan yang kuat, namun akan terlihat lemah bila berada di tempat yang minim cahaya. Bila disamakan, kamera Mi Mix ini seperti yang dipakai pada seri Redmi Note. (mag/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed