Ya, paling tidak itulah kesan detikINET saat mencicipi Desire X. Bodinya yang tipis, layarnya yang bening, serta bobotnya yang ringan membuatnya enak digenggam atau dimasukkan ke dalam saku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Snapdragon S4 8255 masih menggunakan proses fabrikasi 45nm dengan GPU Adreno 203, sementara Krait lebih kencang dengan proses pembuatan 28nm dan GPU Adreno 225. Tapi meski begitu, lumayan lah mengingat ponsel ini ditujukan untuk kelas menengah.
Layar Desire X menggunakan Super LCD 4 inch dengan resolusi 800 x 480 pixel, sekilas gambarnya terlihat cukup tajam dan mudah dibaca saat berada di bawah teriknya matahari.
Setiap sentuhan juga dapat direspons dengan cepat oleh layar. Sayang di bagian home screen sepertinya tidak lagi mendukung multitouch, padahal fitur ini sudah sering dihadirkan HTC pada seri sebelumnya.
Kamera ponsel ini menggunakan lensa 5 MP dengan bukaan a f/2.0 28 mm. Jadi sudah pasti, kamera ini mampu menangkap gambar dengan pencahayaan yang cukup baik di kelasnya.
Hasil jepretannya juga terlihat lumayan, sekadar iseng detikINET coba mengambil gambar saat santap sore. Kira-kira seperti inilah hasilnya.

Secara keseluruhan kesan pertama menjajal Desire X cukup mempesona. Bentuknya yang menarik, serta spesifikasi yang memadai membuat ponsel ini layak dilirik.
Nah, pada kesempatan lain detikINET akan menjajal lebih jauh kemampuan Desire X. Mulai dari kemampuan prosesor dan RAM 768 MB yang diusungnya, kualitas kamera, hingga daya tahan baterai 1.650mAh yang diusungnya. So, stay tuned!

(eno/ash)