"Saat penyedia layanan mengalami pertumbuhan traffic data yang cepat dan mulai menyasar radio access dengan solusi LTE dan WiMAX, maka mereka mengalami masalah bottleneck dalam mobile backhaul. Banyak insfrastruktur di dunia didasarkan pada arsitektur jalur yang disewa dan TDM yang jelas tidak akan mampu secara efisien memenuhi persyaratan transport bagi jaringan generasi selanjutnya," ujar Raman Kavundar, Head of Sales for Asia South and Indonesia, Broadband Connectivity Solutions, Nokia Siemens Networks.
Analis seperti Gartner sepakat dan menyarankan kepada penyedia layanan agar merencanakan kapasitas backhaul lebih dari 100Mbits/detik per site melalui migrasi dari time-division multiplexing (TDM), dengan tetap mempertimbangkan ketahanan, end-to-end network management, kualitas layanan, service level agreement (SLA) serta biaya per megabit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Solusinya adalah: Carrier Ethernet Transport
Jaringan terintegrasi berbasis paket dan yang telah disederhanakan harus menjadi sasaran. "Kami memandang Carrier Ethernet Transport sebagai solusi terbaik untuk menurunkan biaya dan menyederhanakan backhaul", kata Raman. "Dengan migrasi LTE ini, maka penyedia layanan harus mempertahankan keberlanjutan, rasio kompetitif antara pendapatan yang dihasilkan tiap sel di site serta biaya backhaul per site.
Salah satu metodenya adalah 'zero footprint solution' seperti Flexi base station dari Nokia Siemens Networks, yang memiliki kemampuan transport universal yang terintegrasi. "Biaya site dioptimalkan hingga mencapai 25% dengan mengurangi ruang, konsumsi energi serta pelindung peralatan tambahan," kata Raman.
Pengelolaan jaringan backhaul yang lebih baik juga merupakan hal yang sangat penting. Menurut Raman: "Pengoperasian terpusat dan pengelolaan administrasi pada seluruh jaringan transport akan meningkatkan kinerja, logistik dan manajemen kegagalan. Kami akan menawarkan paket NetAct Transport untuk end-to-end network management, yang akan mempermudah dan mengotomasi domain Carrier Ethernet Transport di seluruh platform".
Namun, optimasi backhaul bukan merupakan "satu solusi untuk menyelesaikan semua masalah". Nokia Siemens Networks menawarkan layanan konsultatif Multilayer Optimization, yakni cara baru untuk mendapatkan hasil terbaik dari jaringan. "Layanan ini mampu memberikan penghematan biaya transport operasional sebesar 30% serta peningkatan kinerja yang signifikan", "ujar Raman.
Raman menyimpulkan: "Pendekatan konsultatif yang mantap, keahlian integrasi dan portofolio yang beragam untuk solusi backhaul yang telah dioptimalkan menjadikan kami sebagai rekan strategis yang tepat untuk menyiapkan mobile backhaul anda untuk LTE."
Para penyedia layanan dapat mengetahui lebih banyak di seminar tertutup Nokia Siemens Networks and Juniper Solution Day, Selasa 13 Oktober 2009 hingga Kamis 15 Oktober 2009, di Shangri-La Hotel Jakarta. Hubungi account manager anda di Nokia Siemens Networks atau Juniper untuk mengetahui bagaimana kemampuan terpadu kami dapat membantu anda mentransformasi lansekap mobile backhaul.
Untuk informasi lebih lanjut kunjungi: www.nokiasiemensnetworks.com (ash/ash)