Ya, aksi iklan yang mengiming-imingi tweeps untuk bisa di-follow Justin Bieber merupakan modus terbaru yang dilakukan penjahat cyber. Dalam postingannya, pelaku menuliskan pesan yang cukup bikin fans penyanyi remaja asal Kanada itu 'cenat-cenut'.
"Wouldnβt it be cool if Justin Bieber followed you? It can be done! followed by a link," tulisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Donβt miss out. Here is the secret to get Justin Bieber to follow you," bunyi iklan tersebut.
"It is never easy to get a celebrity to follow you on Twitter. Imagine how it feels for someone like Justin Bieber with literally thousands of people begging for you to follow every minute of every day. There is a secret method reporters use when they want to get close to a popular artist which will definatley [sic] work when youβre trying to get someone as huge as Justin Bieber to follow you," lanjutnya.
Intinya, pelaku menjanjikan calon korban agar akun Twitter mereka bisa di-follow Justin. Namun bagaimana caranya masih belum bisa terungkap alias terkunci. Nah, untuk membuka kunci itu, user memerlukan password yang untuk mendapatkannya harus mengikuti semacam 'IQ Challenge'.
Kejanggalan kian menjadi ketika user juga diminta untuk memasukkan nomor ponselnya. Masalahnya adalah, ketika memasukkan nomor ponselnya, user dianggap telah mendaftar kepada konten premium yang berbiaya USD 10-20 per bulan.
Todd Mumford, salah satu pengacara Justin Bieber mengaku kaget dengan program tersebut dan belum pernah melihat sebelumnya. Namun ia memastikan bahwa pihak Justin tidak ada sangkut pautnya dengan program itu.
"Rasanya, ia (Justin-red.) tak perlu melakukan hal seperti itu untuk fansnya," tukasnya, dikutip detikINET dari Forbes, Selasa (4/10/2011).
(ash/fyk)