Rupanya di negeri Ratu Elizabeth ini, masih banyak desa yang dinilai belum punya akses internet yang layak bagi warganya. Inilah yang membuat sang pangeran merasa cemas terhadap nasib sekitar 2 juta masyarakat Inggris yang tinggal di 'padang gurun internet' tersebut.
"Terlalu banyak rumah tangga di pedesaan yang saat ini tidak dapat mengakses internet dengan kecepatan yang memuaskan," tukasnya seperti dilansir AFP dan dikutip detikINET, Senin (11/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika masalah tersebut tidak teratasi, Charles mengkhawatirkan semakin banyak penduduk yang meninggalkan pedesaan, sehingga desa-desa bersejarah di negara itu perlahan lenyap.
Dia pun berharap sektor publik dan swasta bekerja sama untuk menemukan solusi dalam mengatasi gap broadband yang cukup menganga ini. Pemerintah Inggris sendiri menjanjikan setiap orang di negeri itu bakal mendapatkan akses internet 2 megabits/s pada 2012.
(fyk/sha)