BlackBerry Z30 siap dipasarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Ini adalah handset paling bagus dari BlackBerry sejauh ini.
Dibekali sistem operasi BlackBerry 10.2 dan material pembuatan premium, BlackBerry Z30 ditujukan untuk bersaing dengan smartphone papan atas. Harganya pun lumayan mahal.
Beberapa media di mancanegara sudah melakukan review mendalam terhadap BlackBerry Z30. Sebagian besar memang terkesan, namun mereka memberikan catatan khusus. Berikut kesimpulan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Engadget
|
|
Andai Z30 menjadi handset BlackBerry 10 pertama yang diluncurkan, BlackBerry boleh lebih optimis. Kami selalu memuji perangkat dengan baterai awet, dan meski fans BlackBerry akan kecewa baterai di Z30 tak bisa dilepas, ia bisa bertahan sampai 13 jam atau seharian.
Namun demikian, kami tak bisa memujinya secara universal karena ada banyak hal kecil yang bikin frustasi. Kameranya sering crash dan kualitas panggilan telepon yang buruk menjadi nilai minus.
Di sisi lain, BlackBerry Z30 adalah perangkat BlackBerry 10 terbaik. Jika Anda sudah memutuskan untuk memakai BlackBerry 10, kami merekomendasikan perangkat ini.
2. Wired
|
|
Kameranya mungkin saja tidak sebagus dua Android tersebut, namun baterainya yang relatif tahan lama akan menggoda banyak orang.
Sayang sekali toko aplikasi BlackBerry menjadi semakin tidak kompetitif dan hal ini mungkin akan menjadi masalah bagi peminat BlackBerry Z30.
3. Cnet
|
|
Maksud saya, coba bayangkan jika Z30 adalah perangkat resmi BlackBerry 10, bukan Z10 yang kurang impresif, dan dirilis pada awal tahun 2010. Saya mungkin tidak akan terlalu tergoda pada Android.
Namun meskipun ini perangkat yang menonjol, meski dengan fitur messaging dan notifikasi yang maju, Z30 tetap tidak bisa melampaui smartphone modern yang ada pada saat ini. Droid Maxx misalnya, punya keawetan baterai yang sama dan akses berlimpah pada layanan Google.
Adapun Samsung Galaxy S4 menyediakan semua software ekstra Samsung. Itulah sebabnya Z30 hanya ditujukan pada mereka yang sungguh berkomitmen pada brand BlackBerry.
4. PCMag
|
|
Namun cukupkah hal itu untuk membuatnya menjadi pilihan jika dibandingkan handset top yang menjalankan Android, iOS atau bahkan Windows Phone?
Sayangnya, meskipun saya suka dengan Z30, saya tidak bisa merekomendasikannya. Masalah timbul dalam hal kurangnya aplikasi populer dan juga aplikasi kurang jelas yang masuk ke BlackBerry World.
Orang-orang tidak lagi membeli smartphone hanya untuk menelepon atau email saja, dan BlackBerry masih tertinggal jauh soal itu.
Jika saja perusahaan ini mampu memperoleh kembali kepercayaan dari konsumen, Z30 bisa saja menjadi alternatif iOS atau Android.
5. Pocket Lint
|
|
Terdapat beberapa perbaikan software di OS BB 10.2 dan perangkat ini terasa kencang. Aplikasi yang ditawarkan juga lebih bagus dan beberapa masalah soal aplikasi sudah diperbaiki.
Namun demikian, bagi yang menginginkan aplikasi terbaru, BlackBerry bukan untuk Anda, tetaplah memakai iOS dan Android.
(fyk/ash)