Pesan singkat yang lucu itu...Dari aspek komunikasi massa, pesan itu juga menunjukkan bahwa Mas Mentri kurang paham psikologi komunikasi dan tidak mengerti teknik komunikasi yang sangkil. Pemilihan waktu pengiriman pada pukul 00:46:05 (WIB) - eski itu dilakukan oleh mesin secara otomatis, bisa dibaca oleh orang awam, terutama yang tak berpendidikan dan belum lama mengunakan telepon nirkabel, bahwa Mas Mentri seperti 'kurang kerjaan' atau sebaliknya, Mas Mentri amat sangat sibuk sekali, sehingga baru sempat mengirim pesan PENTING itu pada tengah malam. Atau memang itu target tersembunyi yang diharapkan? Supaya pendukung RUU Anti Pornografi menganggap Mas Mentri sedang siap-siap memanjatkan doa pada saat orang lain justru tidur lelap atau baru malah sedang sibuk browsing (baca: berputar-putar) mencari tempat dugem yang nyaman?!?Mas Mentri... Mas Mentri..... Mbok hati-hati kalau bekerja. Siapapun antum, adalah representasi dari pemerintah Republik Indonesia, pembantu presiden yang prestasinya juga ditentukan oleh kinerja Anda dan institusi yang antum pimpin, loh.Dari pilihan strategi komunikasi saja, Mas Mentri sudah keliru. Kalau memang ingin egaliter dan netral, mbok pesan pendek sampeyan diganti saja. Misalnya menggunakan pesan singkat sebagai berikut:Klg Ind,internet adlh sbr pengtahuan tp jg undang pornografi & hal2 negatif! Gunakan internet scr bjk & sht!dr MENKOMINFODijamin lebih 'lazim' dan Mas Mentri kelihatan bergaya muda dan egaliter. Kayak ABG, gitu loh............. OK?Selamat belajar! "Artikel ini diambil dari blontankpoer.blogsome.com, atas persetujuan pengelolanya. Judul artikel bisa disesuaikan, tanpa mengubah/mengurangi makna."
(wsh/)