Transformasi Digital PLN Hadirkan 'Buah Manis' untuk Kinerja Perseroan

Transformasi Digital PLN Hadirkan 'Buah Manis' untuk Kinerja Perseroan

ADVERTISEMENT

Year in Review 2022

Transformasi Digital PLN Hadirkan 'Buah Manis' untuk Kinerja Perseroan

Dea Duta Aulia - detikInet
Rabu, 04 Jan 2023 20:28 WIB
PLN mengerahkan petugas untuk memastikan kesesuaian tagihan rekening listrik penggunanya.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Di tengah pandemi, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) melakukan transformasi. Proses bisnis yang tadinya statis dan backward looking diubah menjadi dinamis serta forward looking. Proses bisnis yang dulunya manual, kini didigitalisasi secara end to end.

PLN melakukan digitalisasi dari pembangkitan, transmisi, hingga distribusi. Digitalisasi juga dilakukan pada sistem perencanaan, sistem keuangan, sistem pembayaran, sistem pengadaan, hingga ke sistem pelayanan pelanggan.

"Kami melakukan digitalisasi pembangkit, digitalisasi transmisi dan distribusi, digitalisasi sistem keuangan, sistem pengadaan, sistem pembayaran, sampai digitalisasi sistem pelayanan pelanggan," kata Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan upaya transformasi yang dilakukan PLN pun memberikan dampak positif terhadap sistem kerja perseroan. Bahkan pihaknya mencatat pembayaran utang lebih cepat, sehingga menghasilkan cost saving yang signifikan dari tahun ke tahun.

"PLN hari ini jauh lebih sehat dibanding dengan PLN pada 3 tahun yang lalu. Sistem kelistrikan jauh lebih andal. Sistem keuangan jauh lebih sehat," ucapnya.

Selain itu, Darmawan menjelaskan upaya transformasi digital yang dilakukan PLN juga berdampak positif terhadap sejumlah aset yang dimiliki oleh perusahaan. Di mana dulunya aset tersebut bisa dikatakan berserakan, kini lebih dikonsolidasikan.

Proses bisnis pengelolaan pembangkitan pun menunjukan kinerja serupa lebih sederhana namun tetap efisien. Serta utilisasi aset yang tadinya belum maksimal, dioptimalkan. Begitu pula dengan pengelolaan energi primer juga dikonsolidasikan.

"Pengadaan energi primer tidak hanya meningkatkan keandalan, tetapi juga sekaligus membangun value creation yang besar bagi PLN," ungkap Darmawan.

Transformasi besar-besaran juga turut dilakukan dalam tubuh PLN yang mengedepankan aspek service excellent. Dulu, layanan pelanggan PLN berbelit, manual, dan lambat. Namun sekarang hampir seluruh layanan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut hadir dalam satu aplikasi yakni PLN Mobile.

Menurutnya, kehadiran inovasi digital tersebut bertujuan untuk memastikan para pelanggan mampu terlayani dengan baik. Sehingga cara-cara lama yang cenderung menghambat sistem kerja PLN dalam memberikan pelayanan optimal kepada pelanggan bisa sedikit demi sedikit dikurangi.

"Sekarang, silahkan cek di playstore. PLN Mobile ratingnya 4,8, dengan downloader 35 juta. Kolom komentarnya penuh pujian dan apresiasi. Dan ini berhasil kami capai kurang dari satu tahun. Perjuangan ini kami lakukan all-out hanya demi satu tujuan, yaitu pelayanan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia," tutur Darmawan.

Secara internal, ia mengatakan kehadiran inovasi digital juga mempermudah pihaknya untuk melakukan motir pelayanan kelistrikan secara real time. Sehingga jika terjadi suatu permasalahan maka bisa segera untuk diatasi.

"Dalam transformasi ini ada program digitalisasi. Sehingga proses pelayanan listrik di PLN menjadi cepat dan prosesnya termonitor secara real time. Ini adalah perubahan cara pikir, cara kerja, dan proses bisnis," ujar Darmawan.

Upaya PLN dalam menggenjot transformasi digital untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan pun 'berbuah manis'. Hal itu terlihat dari sejumlah penghargaan yang diperoleh oleh PLN dan jajaran direksinya sepanjang 2022 ini.

Adapun penghargaan yang diperoleh meliputi CEO of The Year dalam ajang CNBC Indonesia Awards 2022, Top Leader on Digital Implementation 2022 pada acara Top Digital 2022, Excellent Service and Digital Transformation 2022, dan penghargaan lainnya.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi sejumlah penghargaan yang diraih oleh seluruh jajaran komisaris dan direksi di BUMN. Pasalnya, penghargaan yang diperoleh tidak terlepas dari kerja keras setiap insan di BUMN.

"Tidak mungkin transformasi BUMN akan terjadi jika manusia dan sistemnya tidak baik. Ini merupakan langkah yang baik untuk kita terus menjaga transformasi BUMN ini," tutup Erick.

Download PDF Report di sini.



Simak Video "Year in Review 2022: Transformasi Digital dan Transisi Energi dalam Pemulihan Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT