Mastodon Kebanjiran Pengguna Sejak Twitter Dibeli Elon Musk

ADVERTISEMENT

Mastodon Kebanjiran Pengguna Sejak Twitter Dibeli Elon Musk

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 09 Nov 2022 20:15 WIB
Apikasi Mastodon pengganti Twitter
Mastodon, alternatif Twitter yang naik daun. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Jakarta -

Semenjak dikendalikan oleh Elon Musk, sebagian user mencari media sosial alternatif sejenis, salah satunya adalah Mastodon. Medsos yang satu ini punya beberapa keunikan.

Medsos itu kini menjaring lebih dari 650 ribu user, 230 ribu di antaranya baru gabung minggu lalu. Di permukaan, Mastodon mirip seperti Twitter. User bisa menulis postingan yang disebut toots, bisa membalas, like ataupun diposting ulang. Sudah tentu bisa follow satu sama lain.

Akan tetapi ada beberapa perbedaan yang awalnya cukup membingungkan di medsos yang baru berusia 6 tahun ini. Bisa diinstall di Android dan iOS, hal pertama yang harus dilakukan user saat mendaftar adalah memilih sebuah server.

Ada banyak server, dengan beragam tema, berdasarkan negara, kota atau minat. Sebenarnya bukan masalah besar, apapun server yang dipilih, tetap bisa follow user dari manapun. Gunanya server ini adalah agar user masuk ke golongan user dengan minat yang sama sehingga postingan lebih menarik buat semuanya.

Beberapa server populer, misalnya sosial dan Inggris, saat ini berjalan sangat lambat karena tingginya pengguna baru. Nah, server yang kalian pilih menjadi bagian dari user name. Misalnya namanya ak dan memilih UK atau Inggris, maka user name-nya adalah @ak@mastodonapp.uk.

Seperti dikutip detikINET dari BBC, Rabu (9/11/2022) Mastodon bukan satu platform dan tidak dipunyai oleh seseorang atau suatu perusahaan. Semua server yang berbeda itu tergabung bersama-sama membentuk jaringan kolektif, yang dimiliki orang dan organisasi yang berbeda.

Sistemnya desentralisasi. Memang ada kerugiannya, misalnya jika suatu organisasi menjalankan server di Mastodon dan memutuskan menutupnya, maka user kehilangan akun. Maka ada aturan bahwa jika akan ada penutupan, harus ada pemberitahuan 3 bulan sebelumnya.

Mengenai moderasi, setiap server punya aturan sendiri. Ada yang ketat, tapi ada yang malah tanpa aturan. Beberapa server memilih tidak terhubung dengan server yang penuh ujaran kebencian, sehingga tidak bisa dilihat user di server itu.

Mengenai iklan, sejauh ini Mastodon masih belum menerapkannya. Kemudian tentang biaya tergantung server. Ada yang gratis, ada yang meminta donasi. Tapi mayoritas bisa digunakan secara cuma-cuma.



Simak Video " Pengguna Twitter Ramai-ramai Pindah ke Mastodon"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT