5 Alasan Instagram Jadi Makin Asyik Tahun 2022

ADVERTISEMENT

5 Alasan Instagram Jadi Makin Asyik Tahun 2022

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Jumat, 22 Apr 2022 15:14 WIB
LONDON, ENGLAND - AUGUST 03:  The Instagram logo is displayed within the opened app on an iPhone on August 3, 2016 in London, England.  (Photo by Carl Court/Getty Images)
Foto: Carl Court/Getty Images
Jakarta -

Instagram menyiapkan sejumlah cara agar platform mereka makin asyik untuk para penggunanya. Duh jadi penasaran!

Hal ini diungkapkan Kepala Komunikasi Instagram Asia Tenggara Putri Silalahi. Menurutnya ada 5 misi Instagram yang akan dikembangkan pada tahun ini.

1. Teknologi berbasis sosial

Putri mengatakan pengguna Instagram di Indonesia adalah yang terbesar di Asia Pasifik dengan pertumbuhan Reels tercepat di dunia. Itu sebabnya fitur-fitur Instagram acap kali meluncur duluan di Indonesia seperti Stiker Pesan Makanan, Live Rooms dan musik di Feed.

"Kami berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam berbagai teknologi dan pelatihan untuk membantu masyarakat Indonesia memanfaatkan teknologi sosial. Terutama tahun ini, dalam perjalanan kami sebagai Meta Inc untuk membangun Metaverse," kata Putri di Jakarta, Kamis (21/4/2022) malam.

2. Pelatihan kreator

Para kreator Indonesia diakui Instagram sangat kreatif. Masyarakat Indonesia berjualan di Instagram bahkan sebelum ada fitur Live Shopping. Sementara konten Reels menghasilkan banyak bakat baru seperti komedi dan fashion.

Direktur Kemitraan Konten Hiburan Meta Indonesia Revie Sylviana mengatakan Mark Zuckerberg sudah mengumumkan investasi senilai USD 1 miliar untuk melatih para kreator di dunia.

"Kami terus mengadakan pelatihan dan sumber daya melalui tim Creators Partnerships kami di Indonesia," kata Revie.

3. Mendorong ekonomi digital Asia Tenggara

Putri mengatakan Instagram berkomitmen membantu pelaku UMKM di Indonesia. Fitur Instagram Shopping adalah salah satunya, selain para kreator AR Effect Indonesia juga laku ke mancanegara.

Untuk tahun 2022, Meta melihat bahwa ini menjadi tahun kebangkitan pasca pandemi COVID-19. Sektor pariwisata yang terpukul selama 2 tahun ini mendapatkan prioritas untuk didorong bangkit kembali.

Instagram selama ini menjadi salah satu platform medsos untuk memposting konten destinasi wisata. Instagram akan menyiapkan fitur-fitur berorientasi pariwisata, Akademi Instagram edisi Travel dan kolaborasi kreator dan pebisnis untuk promosi wisata.

"Tahun ini kita mau fokus dorong bisnis pariwisata. Kita akan siapkan beberapa fitur untuk turis kalau mereka datang ke Indonesia. Tentu juga ada Akademi Instagram," kata dia.

Halaman selanjutnya: Reels dan isu keamanan >>>

4. #GerakanReels

Revie mengatakan untuk tahun ini, Instagram akan menggencarkan kampanye #GerakanReels. Di Indonesia Reels melahirkan konten hiburan, fashion, cinta dan keluarga, serta konten religi, doa dan harapan.

Di momen Ramadan 2022, Instagram meluncurkan #GerakanBisnisdiReels dengan menggandeng Indonesia Kreavi. Mereka juga akan menggandeng para komedian Indonesia.

"Orang Indonesia itu kan humoris ya. Kami akan membangun program untuk para komedian baru dari seluruh Indonesia karena kami percaya komedi harusnya punya lebih banyak representasi dari luar kota-kota besar," kata Revie.

5. Keamanan

Tidak lupa, Instagram mengatakan prioritas mereka untuk tahun 2022 ini adalah faktor keamanan. Hal ini pun mencakup masalah kesehatan mental yang merupakan masukan dari para pengguna di Indonesia.

"Kita punya fitur Restrict dimana pengguna bisa mem-block seseorang tanpa sepengetahuan mereka," kata Putri.

Ada juga fitur Message Control untuk meminimalisir pesan Spam. Ada lagi fitur Multi Block untuk memblokir seseorang dan akun-akun lain yang akan dibuat orang tersebut ke depannya.

"Kita juga meluncurkan fitur Take A Break, yang memberi tahu pengguna untuk beristirahat dan Parental Control untuk para orang tua," kata Putri.

Instagram juga terus mengembangkan Artificial Intelligence dan SDM reviewer untuk mengerem hoax dan misinformasi yang banyak beredar di media sosial. Mesin AI bisa langsung menghapus konten yang dinilai melanggar pedoman komunitas di Instagram.

(fay/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT