La Sape yang Viral di Kongo, Hidup Susah yang Penting Gaya

ADVERTISEMENT

FotoINET

La Sape yang Viral di Kongo, Hidup Susah yang Penting Gaya

Pool - detikInet
Minggu, 10 Apr 2022 09:15 WIB

Jakarta - La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.

La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.

La Sape adalah singkatan dari Société des ambianceurs et des personnes elegantes atau Society of Atmosphere-setters and Elegant People. Komunitas ini berpusat di Kongo, Afrika. Foto: Instagram @maximepivot

La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.

Gucci, Dolce & Gabbana dan lain sebagainya adalah pakaian yang mereka pakai untuk tampil nyentrik. Foto: Instagram @trolleybooks

La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.

Melansir New York Times, meski angka kesulitan hidup masih terbilang tinggi di sana, harga pakaian mewah La Sapeur (peggiat La Sape) bisa sampai tiga kali lipat pendapatan bulanan mereka. Foto: Instagram @maximepivot

La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.

La Sape dipercaya adalah cara untuk membangun percaya diri orang yang melakukan kegiatan ini. Foto: Instagram @maximepivot

La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.

Tak peduli makan atau tidak, yang terpenting adalah tampil necis. Foto: Instagram @maximepivot

La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.

Meski begitu, kaum La Sape sangat anti dengan barang KW atau tiruan. Foto: Instagram @maximepivot

La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.

Barang tiruan dianggap sebagai penghinaan. Foto: Instagram @maximepivot

La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.

Meski begitu, ada kritik yang mengatakan gaya hidup La Sapeur telah membuat krisis budaya tradisional Kongo. Foto: Arena Experience

La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.

Tak sedikit yang akhirnya memutuskan berhenti menjadi La Sapeur. Foto: Dok. La Sape

La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.

Tapi tak sedikit juga yang masih meneruskan budaya ini. Foto: Dok. La Sape

La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.
La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.
La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.
La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.
La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.
La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.
La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.
La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.
La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.
La Sape adalah komunitas pencinta fashion di Kongo. Mereka rela susah makan ketimbang melepas hobi mereka memakai pakaian desainer ternama Eropa.
(/)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT