Screenshot Obrolan di Facebook Messenger Bisa Ketahuan

Screenshot Obrolan di Facebook Messenger Bisa Ketahuan

Josina - detikInet
Minggu, 30 Jan 2022 17:51 WIB
Istanbul, Turkey - July 11, 2016: Apple iPhone 6s screen with social media applications icons Facebook, Instagram, Twitter, Spotify, Youtube, Messenger, Apple Music, Safari, Maps, Whatsapp etc.
Foto: Getty Images/bombuscreative
Jakarta -

CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan fitur baru untuk aplikasi Facebook Mesengger yang akan secara signifikan meningkatkan privasi pengguna.

Fitur tersebut berupa notifikasi tangkapan layar (screenshot). Dengan fitur ini pengguna akan diberitahu jika pesan percakapannya dengan seseorang telah diabadikan dengan cara screenshot.

Namun fitur ini hanya berlaku untuk obrolan yang dikirim dengan fitur "disappearing messages" sebuah pesan yang bisa hilang secara otomatis. Sedangkan pesan yang dikirim melalui ruang obrolan Messenger biasa tidak mendapatkan fitur baru ini.

Jadi begitu pesan telah dibaca secara otomatis akan hilang dan fitur ini bisa diatur dalam jangka waktu tertentu sesuai keinginan pengguna, mulai dari 5 detik hingga satu hari.

"Pembaruan baru untuk obrolan Messenger terenkripsi end-to-end, sehingga Anda akan mendapatkan pemberitahuan jika seseorang mengabadikan tangkapan layar dari fitur disappearing messages," tulis Zuckerberg sebagaimana dikutip detiKINET dari Android Central.

Facebook pertama kali memperkenalkan fitur disappearing messages pada November 2020 untuk aplikasi Messenger dan Instagram.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan perlindungan tambahan di seluruh platform perpesanan milik Meta.

Facebook telah bekerja untuk meluncurkan enkripsi ujung ke ujung (E2EE) di seluruh platform perpesanannya. E2EE adalah peningkatan signifikan dari enkripsi sisi server dan dianggap sebagai standar baik untuk privasi dan keamanan.

Dalam kasus enkripsi untuk sisi server, penyedia layanan memiliki kunci yang dapat digunakan untuk mendekripsi data pengguna. Akibatnya, pengguna tidak pernah bisa benar-benar tahu siapa yang mengakses data dan pesannya.

Namun, dengan E2EE data pengguna dienkripsi sedemikian rupa sehingga hanya bisa dibaca oleh dua perangkat, yakni di perangkat si pengirim dan penerima pesan.

Bahkan bagi penyedia aplikasi mereka tidak akan dapat mengintip bahkan membaca pesan pengguna. Sementara E2EE menawarkan keamanan yang tak tertandingi, mungkin lebih sulit untuk menambahkan fitur yang biasa di layanan non-E2EE.

Perbedaan itulah yang membuat pengumuman terbaru oleh Zuckerberg. Facebook sekarang menyediakan pemberitahuan tangkapan layar dalam obrolan E2EE, menambahkan lapisan privasi dan keamanan tambahan ke pesan.

Selain fitur notifikasi screenshot ada juga fitur reaksi, GIF, dan stiker ke obrolan ini yang akan membuat percakapan pribadi sedikit lebih menarik.

"Kami juga menambahkan GIF, stiker, dan reaksi terhadap obrolan terenkripsi juga." tambah Zuck.



Simak Video "Setiap Orang Bisa Mencoba Kehidupan Virtual di Toko Meta"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)